Insanul Fahmi Buka Peluang Rujuk dengan Mawa Usai 4 Bulan Tak Bertemu Anak, Siap Turunkan Ego Demi Buah Hati

grid.id
10 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Insanul Fahmi akhirnya kembali bertemu sang buah hati setelah empat bulan tanpa momen kebersamaan yang utuh. Pertemuan itu menjadi pengalaman emosional yang ia nantikan sejak lama.

Selama empat bulan terakhir, ia mengaku hanya sempat bertemu dua kali dalam waktu yang sangat singkat. Momen tersebut tidak cukup untuk membangun kedekatan seperti yang biasa ia lakukan sebagai seorang ayah.

Kali ini, Insan bisa mengajak anaknya jalan-jalan menjelang waktu berbuka puasa. Ia juga menuruti keinginan sang anak membeli sepeda dan bermain di playground.

“Dia langsung lari peluk aku, dari jauh langsung lompat,” kata Insanul Fahmi dikutip melalui tayangan Youtube Reyben Entertainment, Selasa (24/2/2026).

Insan mengatakan hubungan mereka tak berubah meski lama tak bertemu. Menurutnya, sang anak tetap menunjukkan kedekatan yang sama seperti sebelumnya.

“Sepanjang jalan dia nggak mau jalan, maunya dipeluk terus,” tambahnya.

Momen itu membuat Insan merasa lega karena sebelumnya ia sempat mempertimbangkan langkah lebih jauh. Ia mengaku sempat ingin membawa persoalan hak bertemu anak ke Komnas sebelum akhirnya urung dilakukan.

Alhamdulillah nggak perlu sampai ke Komnas, sudah dikasih izin,” Syukur Insan.

Pertemuan tersebut juga membuka ruang refleksi bagi Insan terkait hubungannya dengan Mawa. Ia menyadari bahwa kepentingan anak harus menjadi prioritas utama di atas ego pribadi.

Menurutnya, sang anak menginginkan kedua orang tuanya bisa kembali bersama. Hal itu menjadi salah satu alasan dirinya ingin membuka peluang berdamai.

“Yang utama adalah anak, jadi harus bisa nurunin ego sama-sama,” ungkapnya.

 

Insan menegaskan dirinya tak ingin lagi memperpanjang konflik. Ia memilih pendekatan persuasif dan komunikasi dibanding jalur hukum.

Ia juga mengaku sudah menyampaikan keinginan untuk duduk bersama membahas masa depan hubungan mereka. Namun hingga kini, ia masih menunggu waktu yang tepat untuk berbicara lebih lanjut.

Insan memahami jika masih ada rasa kecewa dari pihak mantan pasangannya. Karena itu, ia tak ingin memaksakan kehendak dan memilih menunggu momentum yang baik.

Baginya, kebahagiaan anak menjadi alasan terbesar untuk terus berupaya memperbaiki keadaan. Ia berharap komunikasi yang lebih tenang bisa membuka jalan menuju solusi terbaik.

Pertemuan setelah empat bulan itu pun dianggap sebagai sinyal positif. Insan kini memilih fokus memperbaiki diri sambil menanti kemungkinan baru dalam hubungan mereka.(*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sopir TransJakarta Diduga Mengantuk hingga Tabrakan Adu Banteng, Polisi Dalami Unsur Kelalaian
• 8 jam lalusuara.com
thumb
Jadwal Imsak dan Buka Puasa 24 Februari 2026 di Jakarta dan Sekitarnya
• 20 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Tipe Orang yang Layak Mendapat Beasiswa Pendidikan
• 9 jam lalubeautynesia.id
thumb
Andy Indra Cahya Kembali Pimpin AELI Sulsel dalam Musda IV di Makassar
• 19 jam laluharianfajar
thumb
Kemenkes: Masa Inkubasi Virus Nipah 4–14 Hari, Waspadai Gangguan Pernapasan dan Neurologis
• 6 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.