Mayoritas masyarakat Indonesia sudah sangat mengenal merek Alfamart yang hadir hampir di berbagai daerah Tanah Air melalui jaringan minimarketnya yang luas. Minimarket dengan identitas warna merah ini menjamur di sudut kota, kawasan permukiman, hingga area perkantoran.
Banyaknya gerai Alfamart di seluruh daerah di Indonesia membuat banyak kalangan, terutama pengusaha penasaran berapa rincian biaya dan balik modal Alfamart 2026 dan apakah franchise bisnis Alfamart memang benar-benar menguntungkan?
Rincian Biaya dan Balik Modal Alfamart 2026Bagi calon pemilik gerai baru Alfamart di 2026, kisaran investasi pembukaan gerai baru berada di rentang Rp300 hingga Rp 500 juta. Angka tersebut mencakup franchise fee, instalasi listrik, peralatan gerai, sistem kasir, serta persiapan pembukaan. Namun, besaran biaya tersebut belum termasuk biaya sewa atau pembelian lahan bangunan.
Secara lebih rinci, simulasi investasi gerai baru berdasarkan tipe rak adalah sebagai berikut:
- Tipe 9 rak (30 m&³2;)
Total estimasi sekitar Rp270 juta (di luar sewa). - Tipe 18 rak (60 m&³2;)
Total estimasi sekitar Rp292 juta (di luar sewa). - Tipe 36 rak (80 m&³2;)
Total estimasi sekitar Rp315 juta (di luar sewa).
Sedangkan untuk tipe lebih besar seperti 45 rak (100 m&³2;), total investasi dapat mencapai sekitar Rp500 juta tergantung spesifikasi dan lokasi.
Kemudian, angka Rp300-500 juta, yang menjadi kisaran modal awal untuk pembukaan gerai Alfamart 2026 juga sudah meliputi berbagai kebutuhan berikut ini:
- Franchise fee Rp 45 juta untuk lima tahun
- Instalasi listrik dan air conditioner
- Peralatan gerai dan komputer
- Cash register dan sistem informasi ritel
- Shop sign dan pole sign
- Perizinan gerai
- Biaya promosi serta persiapan pembukaan
Perlu dipahami bahwa biaya diatas belum termasuk dana untuk renovasi ruko. Apabila menyewa ruko kosong yang masih polos, biaya renovasi dapat mencapai Rp100 juta hingga Rp200 juta.
Renovasi mencakup pengecatan sesuai standar warna perusahaan, pemasangan keramik, pembangunan partisi gudang, instalasi toilet, hingga penyesuaian tata letak sesuai standar operasional.
Tiga Skema Kerjasama AlfamartAlfamart menawarkan tiga model kemitraan, yakni Gerai Baru (New Store), Gerai Take Over, dan Gerai Konversi.
1. Skema Gerai Baru (New Store)Model ini cocok bagi pemilik lokasi strategis yang ingin memulai dari nol. Proses pembukaan gerai meliputi presentasi awal, evaluasi lokasi, presentasi proposal, penandatanganan perjanjian, dan pembukaan toko.
Keunggulannya adalah fleksibilitas calon pemilik gerai dalam memilih lokasi yang belum dipenuhi kompetitor. Akan tetapi, perlu usaha lebih ekstra untuk meraih calon customer dan basis pelanggan.
2. Skema Gerai Take OverSkema ini memungkinkan mitra membeli gerai Alfamart yang sudah beroperasi. Dana yang harus dikeluarkan umumnya lebih tinggi, mulai dari sekitar Rp800 juta.
Biaya tersebut sudah mencakup franchise fee, sewa lokasi lima tahun, peralatan gerai, sistem kasir, papan nama, serta goodwill. Keunggulannya adalah pemilik baru tinggal melanjutkan gerai Alfamart yang diambil alih dari pemilik lama, serta sudah mendapatkan basis pelanggan yang lumayan banyak.
3. Skema Gerai KonversiSkema konversi diperuntukkan bagi pemilik toko kelontong atau minimarket lokal yang ingin bertransformasi menjadi Alfamart. Rak dan sebagian stok lama dapat digunakan sebagai modal awal selama memenuhi standar perusahaan. Model ini lebih murah dari segi biaya dan menjadi solusi adaptif di tengah persaingan ritel modern.
Syarat Lokasi untuk Gerai Baru AlfamartBeberapa kriteria lokasi yang dianggap ideal untuk mendirikan Alfamart
- Jalan dua arah dengan kepadatan lalu lintas sedang hingga tinggi
- Kawasan dengan minimal 2.000 kepala keluarga dalam radius 1 kilometer
- Dekat fasilitas umum seperti sekolah, rumah sakit, pasar, atau stasiun
- Memiliki area parkir minimal untuk 3 mobil dan 10 motor
- Bebas dari risiko banjir
Dalam rincian biaya dan balik modal Alfamart 2026, royalti menjadi komponen penting yang tidak boleh dilupakan. Royalti dihitung secara progresif dari penjualan bersih bulanan dan belum termasuk pajak.
Rincian royalti yang harus dibayarkan ke pihak Alfamart adalah sebagai berikut:
- Penjualan Rp 0–Rp 150 juta: 0%
- Rp150–Rp175 juta: 1%
- Rp175–Rp200 juta: 2%
- Rp200–Rp250 juta: 3%
- Di atas Rp250 juta: 4%
Semakin tinggi penjualan, semakin besar persentase royalti yang dibayarkan ke pusat.
Estimasi Balik Modal (BEP) AlfamartBerdasarkan rata-rata historis mitra, break even point biasanya tercapai dalam waktu 3,5 hingga 4 tahun. Durasi ini dapat lebih cepat apabila lokasi berada di area dengan trafik tinggi seperti dekat kampus, terminal, atau kawasan industri.
Faktor yang mempercepat BEP atau balik modal antara lain biaya listrik, efisiensi jumlah karyawan, serta pengawasan stok agar tidak terjadi kehilangan barang (shrinkage). Semakin bagus management dan marketingnya, semakin cepat pula pemilik gerai untuk balik modal.
Hak dan Kewajiban Mitra Gerai AlfamartPemilik gerai Alfamart wajib mematuhi aturan berikut ini selama lima tahun masa kontrak:
- Mitra wajib menyetorkan hasil penjualan harian sesuai ketentuan.
- Mitra berhak memperoleh laporan keuangan bulanan serta dukungan pemasaran dari pusat.
- Evaluasi kinerja dilakukan menjelang akhir kontrak.
- Jika performa dinilai kurang memadai, perusahaan dapat menyarankan relokasi atau penutupan gerai.




