Kasus penusukan yang dilakukan oleh mata elang atau debt collector terhadap seorang pria di wilayah Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, kini diselidiki polisi. Sejumlah saksi telah diperiksa oleh penyidik untuk mengungkap kasus tersebut.
"Beberapa saksi sudah diperiksa untuk melakukan penindakan dan penangkapan terhadap matel yang arogan," kata Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Boy Jumalolo, Selasa (24/2).
Penusukan itu terjadi saat korban tengah membawa mobilnya. Ia dicegat sekelompok orang yang ingin menarik mobilnya. Cekcok terjadi hingga berujung penusukan.
Boy mengatakan telah menjenguk korban yang dirawat di RSUD Kabupaten Tangerang. Ia memastikan akan menindak tegas pelaku.
"Kami akan menindak tegas sekelompok matel yang membuat gaduh di wilayah Polres Tangsel," ujar Boy.
Kasus PenusukanAksi penusukan tersebut viral di media sosial. Dalam video pertama, tampak dua orang laki-laki menaiki mobil putih dengan pelat nomor B 2540 JUN. Bahkan salah satunya terlihat memegang senjata jenis gunting. Di sana terdengar suara seorang wanita yang merekam kejadian tersebut berteriak “perampok”.
Video lainnya juga menunjukkan kondisi seorang pria yang merupakan korban penusukan tengah memegang bagian perut usai terluka dan selanjutnya dilarikan ke rumah sakit.
Kasi Humas Polres Tangerang Selatan, Ipda Yudhi Susanto, mengkonfirmasi peristiwa dalam video tersebut. Ia mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Senin (23/2) saat korban sedang membawa kendaraannya yang kemudian secara tiba-tiba diadang oleh sekelompok pria yang diduga matel (mata elang) atau debt collector.
"Kejadiannya kemarin oleh sekelompok matel. Pihak kepolisian setempat sudah cek lokasi kejadian perkara dan memeriksa sejumlah saksi di lokasi. Saat ini masih kami selidiki," ujarnya.





