Melihat Lubang Proyek Galian di Jakut yang Sempat Buat Pemotor Terperosok

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

Lubang dan galian masih menjadi perbincangan yang hangat di jagat maya dalam sepekan terakhir. Terlebih ada beberapa insiden kecelakaan pemotor yang terperosok lubang.

Terbaru ada di Jalan Sukarela, Penjaringan, Jakarta Utara. Diketahui terdapat dua pengendara bermotor yang terjatuh kepada lubang yang sama.

Salah satu korban tersebut diketahui bernama Masno, seorang pekerja di toko roti yang berada di dekat galian Jalan Sukarela. Rekan kerja Masno, Aziz (36). Aziz lah yang menolong Masno saat jatuh sekitar pada pukul 07.00 WIB, Senin (23/2).

"Teman saya tuh manggil-manggil. 'Tolong, tolong,' katanya. 'Kenapa?' 'Motor jatuh.' Pas saya lihat, motor sudah posisi sudah masuk ke dalam tuh. Yang kelihatan itu ban depannya doang kan. Sudah tuh dari situ lari, saya tarik," kata Aziz saat berbincang dengan kumparan, Selasa (24/2).

Aziz mengungkapkan Masno tidak terluka imbas kejadian tersebut. Meski begitu, kendaraan miliknya mati total karena tenggelam di lubang galian.

"Karena kan terendam air kayaknya susah hidup lah gitu. Rencana memang hari ini memang mau dibawa ke bengkel," ujar Aziz.

Saat kejadian tersebut, Aziz menerangkan bahwa Masno sebenarnya sedang membawa roti untuk dikirim ke kantin berbagai sekolah. Karena terjatuh, semua roti yang dibawanya pun rusak dan urung dikirim.

"Enggak jadi mengirim. Rusak semua karena kebanting dan kena air juga," ujar Aziz.

Menurut Aziz, lubang itu tak terlihat oleh pengendara karena tergenangi air. Sehingga warga mengira area tersebut hanya genangan biasa, bukan jalan berlubang yang besar.

"Namanya jalan genangan air kan biasanya umum dong, wah paling aman paling ciprat doang. Ternyata itu dalam gitu. Jadi orang mengira aman lah, paling diinjek kakinya doang basah gitu kan. Ternyata begitu kaki turun, jeblos," tutur Aziz.

Aziz juga mengungkapkan lubang galian ini telah ada sejak lama, namun tak kunjung diselesaikan. Menurutnya, pekerjaan galian di sini seringkali berulang bongkar-tutup menerus.

"Lama ini berlubang. Ini tuh terus bongkar tutup, bongkar tutup. Kayak gagal, dibongkar, entar dibongkar lagi. Kayak gitu terus, belum selesai-selesai gitu bertahun-tahun," ucap Aziz.

Galian tersebut diketahui merupakan proyek instalasi pengolahan air limbah (IPAL). Salah satu petugasnya, Nana (20) yang baru bergabung 2 bulan terakhir ini mendengar bahwa proyek ini telah berjalan hampir 3 tahun.

"Warga juga bilang ke saya ini sudah hampir 3 tahun saya enggak beres-beres," ucap Nana.

Nana mengatakan lubang galian sebenarnya ditutup menggunakan pembatas. Namun, katanya, kerap kali digeser oleh warga untuk melintas.

"Ada penutupan jalan kayak gini. Pakai police line semua, tapi kan ya begitulah, ada yang iseng geserin-geserin kan," kata Nana.

Lubang galian yang kini telah ditutup pun diungkap Nana baru dilakukan setelah kejadian jatuhnya motor.

"Kemarin penutupan jam sekitar jam 11, jam 10 lah. Langsung tutup. Setelah kejadian, motor diangkat, nah kita langsung tutup lagi jalan semua," ucap Nana.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Warga Binaan Rutan Serang Nikmati Kehangatan Berbuka Puasa Bersama Keluarga
• 13 jam lalurepublika.co.id
thumb
Perbaikan Jalan Raya Caringin Bekasi Dikebut, Anggaran Capai Rp 3,5 Miliar
• 19 jam lalukompas.com
thumb
Sidang Nadiem Makarim, Jaksa Pertanyakan Terkait Miliaran Saham ke Bos GOTO Andre
• 21 jam laluidxchannel.com
thumb
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemakaian BBM Nonsubsidi
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pengamat Maritim Ingatkan Ancaman Baru yang Menghantui Keselamatan Pelaut Indonesia
• 20 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.