Uni Emirat Arab (UEA) menyerahkan hadiah 30 ton kurma premium kepada masyarakat Indonesia melalui Kementerian Agama (Kemenag) pada Ramadan 1447 H/2026 M.
IDXChannel - Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) menyerahkan hadiah 30 ton kurma premium kepada masyarakat Indonesia melalui Kementerian Agama (Kemenag) pada Ramadan 1447 H/2026 M. Hadiah kemanusiaan ini diserahkan secara simbolis oleh Duta Besar UEA untuk Indonesia, Abdulla Salem Obaid Al Dhaheri, kepada Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar.
Nasaruddin menyampaikan apresiasi atas perhatian dan persaudaraan yang ditunjukkan Pemerintah UEA kepada masyarakat Indonesia, khususnya umat Islam yang menjalankan ibadah puasa. Baginya, hadiah ini merupakan simbol persaudaraan antara Indonesia dengan UEA.
“Bantuan ini bukan sekadar kurma, tetapi simbol persaudaraan yang sangat hangat antara Indonesia dan Uni Emirat Arab. Kita merasakan betul bahwa hubungan kedua negara ini dibangun di atas nilai kemanusiaan, solidaritas, dan toleransi,” ujarnya dalam keterangan resmi, dikutip Selasa (24/2/2026).
Dia menyampaikan, Ramadan merupakan momentum memperkuat empati sosial. Untuk itu, hadiah 30 ton kurma ini akan segera didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan, terutama mustahik melalui jaringan Kementerian Agama dan mitra terkait.
“Ramadan adalah bulan berbagi. Semoga hadiah ini membawa keberkahan dan semakin mempererat hubungan persahabatan kedua bangsa,” katanya.
Sementara itu, Dubes UEA Abdulla Salem Obaid AlDhaheri menjelaskan, hadiah tersebut merupakan bentuk niat tulus dan solidaritas Pemerintah UEA kepada rakyat Indonesia dalam menjalankan ibadah puasa.
“Hadiah ini yang terdiri dari 30 ton kurma premium diberikan secara cuma-cuma oleh Pemerintah Uni Emirat Arab melalui Emirates International Aid Agency. Ini adalah ekspresi niat baik, solidaritas, dan persaudaraan kepada rakyat Republik Indonesia pada bulan Ramadan yang penuh berkah,” ujarnya.
Dia menegaskan, Ramadan adalah bulan kasih sayang, solidaritas, dan kemurahan hati, nilai-nilai yang mengakar kuat baik dalam masyarakat Emirat maupun Indonesia. Inisiatif ini juga mencerminkan pendekatan kemanusiaan jangka panjang UEA yang menempatkan aksi kemanusiaan sebagai bagian penting dari kebijakan luar negeri, di bawah arahan Presiden UEA Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan.
UEA meyakini, dengan membantu komunitas bukan hanya tanggung jawab moral, tetapi juga fondasi penting dalam membangun kemitraan internasional dan persaudaraan umat manusia.
Dubes UEA juga menyoroti eratnya hubungan kedua negara yang dibangun atas dasar saling menghormati, nilai bersama, dan hubungan antar masyarakat yang kuat. Kerja sama Indonesia dan UEA terus berkembang di berbagai bidang, didorong oleh kepemimpinan kedua negara dan visi bersama untuk kemakmuran, toleransi, serta pelayanan kemanusiaan.
“Hadiah Ramadan ini menjadi bukti kedalaman hubungan persaudaraan kita dan komitmen bersama untuk mempromosikan toleransi, hidup berdampingan, dan kemurahan hati,” katanya.
Sekadar informasi, 30 ton kurma tersebut tiba di Indonesia melalui Bandara Kargo Soekarno-Hatta pada Senin 23 Februari 2026. Setibanya di Tanah Air, hadiah langsung ditinjau dan dicek oleh Kepala Biro Umum Kementerian Agama, Aceng Abdul Aziz, untuk memastikan kelengkapan dan kesiapan distribusi kepada masyarakat.
(Dhera Arizona)





