Wamenkomdigi Nezar Patria Dorong Kerja Sama Adil Platform Digital dan Penerbit di Tengah Disrupsi AI

pantau.com
3 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria mendorong platform digital menjalin kerja sama yang adil dengan penerbit berita terkait penggunaan konten jurnalistik dalam mesin pencari berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Nezar menilai fitur rangkuman AI atau AI Overview pada mesin pencari mampu menghimpun, merangkum, dan menyederhanakan berbagai sumber sehingga memudahkan masyarakat dalam mencari informasi.

Di sisi lain, ia menegaskan bahwa kehadiran fitur tersebut memicu disrupsi besar terhadap industri media digital.

Nezar mengungkapkan disrupsi yang terjadi menyebabkan penurunan trafik media digital secara masif dengan angka mencapai 40 hingga 70 persen pada sejumlah situs media.

Penurunan trafik tersebut berdampak langsung pada bisnis media karena pendapatan dari sektor iklan ikut merosot tajam.

Ia menjelaskan bahwa perkembangan AI terkini tidak hanya mampu melakukan peringkasan, tetapi juga memungkinkan teknologi melakukan penalaran, analisis, hingga prediksi berbasis data.

Kemampuan AI yang semakin canggih itu dinilai berpotensi semakin mengurangi jumlah pengguna yang mengunjungi situs sumber informasi asli.

Nezar menekankan bahwa kehadiran fitur AI pada mesin pencari tidak sepenuhnya keliru karena pada dasarnya bertujuan mengoptimalkan proses pencarian informasi bagi pengguna.

Namun, ia menegaskan pentingnya negosiasi antara platform digital dan penyedia konten terkait persoalan hak cipta karena materi yang dirangkum AI bersumber dari karya jurnalistik milik penerbit berita.

Menurut dia, inti persoalan terletak pada pembahasan hak cipta karena penerbit memiliki hak atas karya mereka yang harus dilindungi secara hukum.

Pemerintah mendorong terciptanya kerja sama bisnis yang mampu menghadirkan solusi saling menguntungkan atau win-win solution antara platform digital dan penerbit berita.

Salah satu skema yang dapat diterapkan adalah pembayaran lisensi atas konten berita yang digunakan oleh AI dalam mesin pencari.

Upaya tersebut dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan jurnalisme berkualitas di tengah meningkatnya penggunaan dan penyebaran konten berbasis AI di berbagai platform digital.

Nezar menegaskan perlunya solusi yang adil agar tercipta ekosistem pasar digital yang sehat dan tidak ada pihak yang dirugikan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Doxa Ijazah Jokowi dan Pertarungan Ruang Publik
• 2 jam lalurctiplus.com
thumb
Pemkab Bekasi Mulai Distribusikan Bantuan Benih bagi Petani Terdampak Banjir
• 22 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Rating Para Pemain Manchester United saat Kandaskan Everton 1-0: Benjamin Sesko Bukan yang Terbaik
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
Tragis! Ibu di Sumbawa Tega Bakar Anak Gegara Tolak Cari Pakan Ternak
• 23 jam lalusuara.com
thumb
Dewa 19 Gelar Konser di Malaysia 6 Juni 2026
• 7 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.