Liputan6.com, Jakarta - Polisi membongkar fakta di balik aksi pemotor yang menerobos dan merusak portal JLNT Casablanca, Jakarta Selatan. Hasil penyelidikan awal, sepeda motor-motor yang digunakan ternyata sudah dimodifikasi ekstrem.
"Bikin motor, terus motor-motornya sudah diubah-ubah. Itu motornya kencang-kencang, motor Mio bisa kecepatannya 100 kilometer," kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani, Selasa (24/2/2026).
Advertisement
Meski motornya sudah dimodif sedemikan rupa, dia menegaskan para pemotor yang menerobos JLNT Casabblanca itu bukanlah geng motor.
"(Mereka) komunitas yang suka konten, hobi nongkrong, Young Night Style namanya," ungkap Ojo.
Dia memastikan, masih akan menelusuri para pemotor yang menerobos tersebut, pasalnya jumlahnya mencapai puluhan.
"Dari keterangan enggak bakal ngaku, nanti kita melakukan pengecekan terhadap video yang beredar. Dari video itu kan kita akan tahu berapa puluh motor," jelas Ojo.
Dia juga menceritakan, para pemotor tersebut meski berusia muda, sudah bisa melakukan modif dengan harga yang terbilang cukup mahal.
"Iya 20-an (usianya). Tapi itu modifikasinya mahal-mahal itu, karburator saja bisa Rp5 juta," ucap Ojo.
Kini, para pelaku terancam sejumlah pasal pelanggaran lalu lintas. "Kita bisa kenakan pasal pelanggaran mulai knalpot brong, kemudian marka, kemudian tidak memiliki SIM, kemudian juga tidak menggunakan plat nomor sesuai dengan peruntukkannya," jelas Ojo.



