JAKARTA, KOMPAS.com – Proyek galian pemasangan pipa di Jalan Sukarela, Penjaringan, Jakarta Utara, menuai keluhan warga karena tak kunjung rampung meski telah berlangsung sekitar dua tahun.
Selain progres yang dinilai lambat dan berpindah-pindah titik, kondisi jalan yang berlubang dan tergenang air bahkan sempat menyebabkan pengendara motor terjatuh. Salah seorang warga, Khoirul (41), mengatakan pekerjaan proyek sudah berjalan sekitar dua tahun.
“Pokoknya sudah dua tahunan,” ujar Khoirul saat ditemui di lokasi pada Selasa (24/2/2026).
Menurut dia, pola pekerjaan yang berpindah-pindah membuat warga sulit memahami perkembangan proyek tersebut.
Baca juga: PPK JSDP Akui Kurang Pengamanan Usai Lubang Galian di Penjaringan Makan Korban
“Nih misal, sekarang mereka gali di sini, terus sini selesai baru pindah ke depan. Depan sana selesai, pindah lagi ke depannya. Paling depan itu juga sudah pernah, habis itu mereka balik lagi ke sini. Itu yang buat bingung,” katanya.
Ia juga mengungkapkan pekerjaan kerap dilakukan pada malam hingga pagi hari, sehingga mengganggu kenyamanan warga.
“Kadang mulai pukul 00.00 WIB, terus kadang kerja sampai pagi. Itu aja kalau mesin excavatornya nyala, geter udah di sini yang lantai dua. Pemukiman padat soalnya,” ujar Khoirul.
Meski begitu, ia menyebutkan, warga tidak banyak melayangkan protes karena sudah terbiasa dengan kondisi tersebut.
“Cuma ya warga juga enggak ada yang komplain. Sudah biasa. Paling bingungnya kenapa begitu enggak selesai-selesai,” ucapnya.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jakarta Sewerage Development Project, Alva Yaasiin menjelaskan, pekerjaan di Jalan Sukarela merupakan bagian dari pemasangan jaringan pipa.
Ia mengonfirmasi salah satu titik pekerjaan merupakan lokasi pengendara motor yang terjatuh.
Baca juga: Kubangan Bekas Galian Proyek di Penjaringan Makan Korban, Motor Terperosok
"Nah, itu sebenarnya kami lagi pasang pipa, kerjanya malam," katanya saat dihubungi Kompas.com pada Selasa.
Terkait kondisi jalan yang rusak, Yaasiin memastikan perbaikan permanen direncanakan dilakukan pada Agustus 2026.
"Agustus (perbaikan secara) keseluruhan nanti," tambahnya.
Sebelumnya, video yang memperlihatkan sejumlah pengendara motor terjatuh ke dalam kubangan air bekas galian proyek di Jalan Sukarela viral di media sosial.