Lapas Wahai Maluku percepat pembangunan dapur SPPG untuk MBG

antaranews.com
3 jam lalu
Cover Berita
Ambon (ANTARA) - Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Wahai, Maluku Tengah mempercepat pembangunan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) guna mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan target mulai beroperasi pada pertengahan 2026.

Kepala Lapas Wahai Tersih Victor Noya di Wahai, Maluku Tengah, Selasa, mengatakan percepatan pembangunan dapur sehat dilakukan untuk memenuhi standar yang telah ditetapkan dalam pelaksanaan program MBG yang menjadi salah satu dari 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026.

“Februari dan Maret ini kita dorong percepatan pembangunan dapur untuk memenuhi standar yang ditetapkan agar April-Mei nanti sudah bisa beroperasi,” ujarnya.

Baca juga: Polda Maluku raih penghargaan nasional SPPG inspiradaya di Jakarta

Ia menjelaskan dapur SPPG tersebut dibangun di luar area Lapas guna memastikan operasional lebih leluasa dan sesuai standar keamanan serta higienitas, saat ini pembangunannya sudah mencapai 50 persen. Dalam prosesnya, pihak Lapas akan melibatkan warga binaan sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian.

“Pelibatan dalam program nasional ini menjadi bagian dari konsep pemasyarakatan untuk membina dan memanusiakan manusia agar menjadi lebih baik. Selain itu, warga binaan juga akan mendapatkan premi,” katanya.

Lapas Wahai menjadi salah satu dari 27 Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan yang terpilih mengembangkan dapur MBG dan mengikuti pengarahan intensif secara virtual dari Direktur Jenderal Pemasyarakatan bersama jajaran terkait.

Sebelumnya, Lapas Wahai juga melakukan studi tiru pada salah satu SPPG di Ambon sebagai langkah persiapan teknis dan manajerial. Pihaknya optimistis pembangunan dapur dapat rampung tepat waktu, sehingga program MBG dapat segera berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas sesuai motto pemasyarakatan.

Baca juga: SPPG: MBG jangkau 146.933 siswa di Maluku hingga November 2025

Baca juga: Pemprov Maluku periksa penyelenggara SPPG usai 63 siswa keracunan MBG

Sementara itu, secara daring, Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi dalam arahannya menekankan pentingnya kolaborasi terstruktur antara Lembaga Pemasyarakatan dan para mitra, termasuk koperasi pemasyarakatan agar pelaksanaan program berjalan sesuai standar.

“Perlu kolaborasi terstruktur antara pemasyarakatan dan para mitra, termasuk koperasi pemasyarakatan agar pelaksanaan Program MBG berjalan sesuai standar. Program ini tidak hanya mendukung pembinaan kemandirian warga binaan, tetapi juga memberi dampak positif bagi masyarakat sekitar. Saya harap UPT yang telah ditetapkan segera melakukan percepatan koordinasi dan pembangunan dapur paling lambat April mendatang,” tegasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kronologi Advokat Ditusuk Debt Collector di Tangerang, Mulanya Cekcok Penarikan Mobil
• 1 jam lalukompas.com
thumb
Harga Emas Antam Melesat Rp 40.000, Kini Sentuh Rp 3.068.000 per Gram
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Indonesia Jamin Kepastian Investasi Blok Masela
• 33 menit lalutvrinews.com
thumb
Ikut Arahan Jokowi, Bro Ron Siap Gunakan Privilege Kader Partai untuk Aksi Nyata di Masyarakat
• 22 jam laludisway.id
thumb
IHSG Hari Ini Diproyeksi Lanjut Menguat, Cermati Analisa 4 Saham Berikut
• 14 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.