FAJAR, BANGKOK – Asnawi Mangkualam masih terus dikaitkan dengan klub Super League. Namun, eks Kapten Timnas Indonesia itu baru-baru ini membuat pernyataan mengejutkan. Dia menegaskan masih ingin berkarier di luar negeri.
Karuan saja, pernyataan ini bisa membuat suporter Persebaya Surabaya, Persib Bandung, dan Persija Jakarta patah hati. Supoter ketiga klub ini sering gabung di live TikTok eks PSM Makassar tersebut.
Selalu menggoda dengan kalimat: “Gabung Persib Bang,” “Ke Persija saja,” atau “Welcome Persebaya.”
Dalam video di akun TikTok @setyawati514, Asnawi seperti menjawab pertanyaan warganet:” “kapan ke liga Indo Capt?”
“Sampai saya tidak dibutuhkan tim luar, baru saya ke Indo,” beber bek kanan tangguh tersebut di dalam mobil.
“Mungkin kalau sudah tua, baru kembali ke Indonesia,” lanjut anak legenda PSM Makassar, Bahar Muharram itu dengan mimik serius.
Dalam kesempatan itu pemain Liga Tailan, Port FC tersebut mengaku masih memiliki kontrak di klub hingga 2029. “Saya akan bertahan sampai selesai kontrak,” tegas Asnawi.
Jika selesai kontrak dan Port FC tidak memperpanjangnya, dia masih ingin berkarier di luar negeri. Kecuali sudah tidak ada lagi tim luar negeri menginginkannya, baru akan kembali bermain di Indonesia.
“Atau saya sudah tua dan tidak ada tim luar yang mau. Selama masih dibutuhkan, gue tetap aboard,” terang pria yang disebut-sebut tengah dekat dengan aktris Yuriska Patricia tersebut.
Kegagalan Menuju Persib Bandung
Asnawi Mangkualam sempat dikaitkan erat dengan Persib Bandung pada bursa transfer. Ia mengakui banyak tim lokal Indonesia yang mencoba meminang jasanya secara serius.
Hal ini terungkap jelas dalam perbincangan hangat di kanal YouTube milik Greg Nwokolo. “Sudah banyak tawaran,” ujar pemain asal Makassar itu.
Greg kemudian menyebut nama Persib sebagai salah satu peminat paling serius saat itu. Asnawi membenarkan bahwa kesepakatan transfer hampir saja terjadi antara kedua belah pihak.
Namun, kepindahan ke Bandung rupanya terganjal oleh masalah izin dari klub lamanya sendiri. Pihak klub saat itu memutuskan untuk tidak melepas sang pemain ke Liga Indonesia. Malah memperpanjangnya.
Vonis Cedera Parah dan Operasi
Kini fokus utama Asnawi harus beralih sepenuhnya pada masalah pemulihan kesehatan fisiknya. Ia sedang berjuang pulih dari cedera ligamen atau ACL yang tergolong cukup parah.
Port FC mengonfirmasi bahwa cedera tersebut didapat saat menjalani sesi latihan rutin tim. “Asnawi mendapat cedera ACL dalam latihan,” tulis rilis resmi dari pihak Port FC.
Operasi penyembuhan dilaporkan telah berjalan dengan sangat sukses di rumah sakit mitra klub. Pihak klub memperkirakan masa rehabilitasi akan memakan waktu empat hingga enam bulan lamanya.
Port FC memberikan dukungan penuh agar sang pemain bisa kembali jauh lebih kuat lagi. “Sampai jumpa di musim 2026/27,” lanjut pernyataan resmi dari klub asal Thailand tersebut.
Statistik Impresif di Tailan
Kehilangan Asnawi menjadi pukulan telak bagi kekuatan skuad Port FC musim kompetisi ini. Statistik performa Asnawi di Liga Tailan sebenarnya tercatat sangat impresif bagi pemain asing.
Asnawi tercatat tampil dalam enam belas pertandingan dari total delapan belas laga tim. Pemain bertubuh gempal ini hanya absen saat terkena sanksi kartu merah Januari lalu.
Kini fokus utamanya adalah menjalani terapi intensif agar bisa merumput kembali secepat mungkin. Publik sepak bola sangat mengapresiasi kontribusi besar Asnawi selama berkarier di luar negeri.
Namun, tantangan cedera ACL memaksa sang pemain untuk beristirahat dari lapangan hijau sementara. Manajemen klub tetap optimis Asnawi akan kembali menjadi pilar utama tim musim depan. (*)




