Pria Ngaku Aparat Aniaya Tiga Pegawai SPBU Cipinang Ditangkap

suara.com
2 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • Polres Metro Jakarta Timur menangkap seorang pria yang diduga menganiaya tiga pegawai SPBU di Cipinang, Jakarta Timur.
  • Insiden terjadi karena pelaku terlibat cekcok setelah penolakan pengisian Pertalite sebab barcode tidak sesuai kendaraan.
  • Korban penganiayaan mengalami luka pada wajah, termasuk salah satu pegawai yang mengalami patah gigi akibat peristiwa tersebut.

Suara.com - Polres Metro Jakarta Timur menangkap pria yang mengaku sebagai aparat dan diduga menganiaya tiga pegawai SPBU di Cipinang, Pulogadung, Jakarta Timur. Pelaku sebelumnya terlibat cekcok saat hendak mengisi BBM jenis Pertalite.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Dicky F Bachriel membenarkan penangkapan tersebut.

“Sudah diamankan,” kata Dicky kepada wartawan, Selasa (24/2/2026).

Ia memastikan hanya satu orang yang ditangkap. Namun, Dicky belum merinci identitas dan status pria yang sempat mengaku sebagai aparat tersebut.

Awal Mula Insiden

Menurut Dicky, peristiwa bermula ketika pelaku hendak mengisi Pertalite, namun tidak dilayani petugas SPBU. Penolakan saat itu dilakukan karena barcode yang digunakan tidak sesuai dengan kendaraan yang dibawa.

"Pelatnya tidak sesuai. Tidak untuk peruntukannya," ujarnya.

Cekcok kemudian terjadi dan berujung dugaan penganiayaan terhadap tiga pegawai, yakni Ahmad Khoirul Anam, Lukmanul Hakim, dan Abud Mahmudin. Para korban mengalami luka di bagian wajah, dan salah satu di antaranya mengalami patah gigi.

Sebelum penangkapan, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyatakan kasus ini tengah didalami bersama oleh Polres Metro Jakarta Timur dan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

Baca Juga: Taring Kekuasaan di Pom Bensin: Kala Pegawai SPBU yang Dihajar Karena Menegakkan Aturan

“Polres Jaktim dan Ditreskrimum Polda Metro Jaya sedang mendalami kejadian tersebut dan orang yang mengaku aparat.”

Ia menegaskan, apabila pelaku terbukti anggota Polri, penanganan akan dilanjutkan oleh Propam.

Kabid Propam Polda Metro Jaya Kombes Radjo Alriadi Harahap juga memastikan pihaknya ikut melakukan pendalaman.

“Masih kami dalami dengan Reskrim Polrestro Jaktim terhadap pelaku pemukulan dimaksud,” ujarnya.

Saat ini, polisi masih melakukan pemeriksaan lanjutan untuk mengungkap motif dan memastikan status pelaku yang sempat mengaku sebagai aparat tersebut.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Lebih dari 600 Migran Tewas atau Hilang di Laut Mediterania Sejak Awal 2026
• 2 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Purbaya Bentuk Tim Khusus untuk Percepat Proyek Blok Masela, Targetkan Produksi 2029
• 3 jam laluidxchannel.com
thumb
Alasan Kesehatan, Iman Brotoseno Mundur dari Dirut TVRI
• 22 jam lalurctiplus.com
thumb
Howe tegaskan tetap turunkan skuad terbaik hadapi Qarabag
• 17 jam laluantaranews.com
thumb
Korlantas Polri Siapkan Check Point untuk Pemeriksaan Kendaraan di Masa Mudik Lebaran 2026
• 1 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.