Sidang Praperadilan Kuota Haji, Gus Yaqut Yakin akan Ada Keadilan

disway.id
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID-- Menteri Agama (Menag) Periode 2020-2024 Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut) hadir langsung dalam sidang perdana praperadilan kasus kuota haji tambahan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Selasa (24/2/2026). 

Gus Yaqut yang mengenakan kemeja putih, celana hitam dan peci hitam itu tiba di halaman PN disambut oleh puluhan kiai dan ratusan kader Ansor maupun Banser. 

BACA JUGA:Alumni LPDP Harus Pulang, Bukan Soal Mencari Kerja tapi Kontribusi Nyata untuk Negeri

BACA JUGA:Baznas Tetapkan Nisab Zakat Penghasilan dan Jasa 2026 Rp7.640.144 per Bulan

Gus Yaqut mengikuti sidang di Ruang Sidang Utama Prof H Oemar Seno Adji, SH. Namun sidang yang dimulai pukul 10.45 WIB ini berlangsung singkat hanya 15 menit karena Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menjadi pihak termohon tidak hadir. 

Hakim tunggal Sulistyo Muhammad Dwi Putro kemudian menunda sidang pada 3 Maret 2026 mendatang.

Gus Yaqut mengatakan, pihaknya menghormati seluruh proses hukum yang berjalan, termasuk keputusan KPK untuk tidak hadir dalam sidang perdana ini. 

Gus Yaqut menegaskan, pengajuan praperadilan merupakan haknya sebagai warga negara setelah ditetapkan sebagai tersangka.

BACA JUGA:AHY Perjuangkan Swasembada Air, Masuk Prioritas Asta Cita Prabowo

BACA JUGA:Hujan Lebat Guyur Bali, 5 Penerbangan Bandara Ngurah Rai Terdampak

“Jadi tidak dalam rangka untuk menghambat apalagi melawan proses hukum, tidak. Tetapi menggunakan hak saya sebagaimana tadi saudara-saudara semua juga saksikan KPK menggunakan haknya untuk tidak hadir pada hari ini,” ujarnya.

Terkait kebijakan pembagian kuota haji tambahan 2024, Gus Yaqut menandaskan bahwa tidak ada sebersit pun dalam pikiran, hati  untuk mencari keuntungan atau rente. 

Sejak awal kebijakan itu sepenuhnya demi perlindungan dan keselamatan jiwa jemaah atau hifdzun nafs. Ini berpijak ada pengalaman di tahun 2023 di mana Indonesia mendapat tambahan kuota 8.000.  

"Ada beberapa kekacauan, seperti di Mina, Mudzdalifah dan layanan katering terhambat. Pengalaman inilah yang menjadikan saya sebagai Menag menjadikan hifdzun nafs jadi  satu-satunya pertimbangan utama," terangnya.

BACA JUGA:Said Iqbal: Impor 105 Ribu Pikap asal India Bakal Ciptakan PHK hingga Puluhan Ribu Buruh

  • 1
  • 2
  • 3
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Produk AS Tetap Wajib Sertifikasi Halal, Babe Haikal: Jangan Khawatir, Tak Ada yang Dilanggar
• 11 jam laluliputan6.com
thumb
Panduan Lengkap Syarat SPK Mobil Terbaru Agar Transaksi Aman dan Lancar
• 2 jam laluviva.co.id
thumb
Ramalan Zodiak Hari Ini Selasa, 24 Februari 2026: Leo Panen Apresiasi, Gemini Jadi Pusat Perhatian
• 12 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Transjakarta Tabrak Ojol hingga Terkapar di Jalan Gunung Sahari, Begini Kronologinya!
• 8 jam laluokezone.com
thumb
Sejarah Pasar Sore Ramadan Kauman di Gang Kampung Lahirnya Muhammadiyah
• 14 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.