REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bulan Ramadhan tahun ini bertepatan dengan puncak musim hujan di sejumlah wilayah Indonesia. Kondisi cuaca yang ditandai hujan deras, angin kencang, serta tingkat kelembapan tinggi dinilai dapat memengaruhi daya tahan tubuh, terutama bagi umat Islam yang menjalankan ibadah puasa.
Perubahan pola makan selama Ramadhan, dari biasanya tiga kali sehari menjadi hanya saat sahur dan berbuka, membuat tubuh perlu beradaptasi. Karena itu, menjaga asupan gizi seimbang serta mengonsumsi bahan alami yang dapat membantu menjaga kehangatan tubuh menjadi hal penting agar tetap bugar selama berpuasa.
- 3 Tipe Muslim Berpuasa Ramadhan
- Tuntunan Puasa Ramadhan untuk Orang Tua yang Pikun
- Kelelahan Saat Puasa, Ternyata Penyebabnya Bukan Cuma Perut Kosong
Salah satu bahan alami yang dikenal luas manfaatnya adalah jahe merah. Kandungan antioksidan serta senyawa aktif seperti gingerol, shogaol, dan zingerone pada jahe merah dipercaya memiliki sifat antiinflamasi sekaligus membantu memberikan rasa hangat pada tubuh.
Brand Manager Bejo Jahe Merah, Taras Putra Tarigan, mengatakan Ramadhan yang bertepatan dengan musim hujan menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat dalam menjaga kesehatan.
.rec-desc {padding: 7px !important;}“Bulan Ramadan kali ini kebetulan bertepatan dengan puncak musim hujan, memberikan tantangan yang tidak hanya jaga keimanan, namun juga jaga memastikan kesehatan tetap maksimal agar puasa lancar selama sebulan penuh,” ujar Taras dalam siaran pers, Selasa (24/2/2026).
Ia menjelaskan, pihaknya kembali menggelar program Bejo Anti Angin Spot yang tersebar di berbagai daerah sebagai bagian dari kegiatan Ramadhan. Program tersebut difokuskan di 89 Masjid Agung di 129 kota dan kabupaten, terutama pada momen shalat tarawih dan iktikaf ketika masyarakat beraktivitas hingga larut malam dengan kondisi udara yang relatif lebih dingin.
Selain jahe merah, masyarakat juga dianjurkan mengonsumsi makanan bergizi seperti kurma saat berbuka puasa. Gula alami pada kurma dinilai mudah diserap tubuh sehingga dapat membantu memulihkan energi setelah seharian berpuasa.
Kombinasi asupan seimbang serta konsumsi bahan alami yang menghangatkan diharapkan dapat membantu masyarakat menjaga kondisi tubuh tetap fit selama menjalankan ibadah puasa di tengah musim hujan.




