FAJAR, MAKASSAR –PT Pelayaran Indonesia (Pelni) terus berkomitmen melakukan peningkatan pelayanan pada seluruh rute pelayaran di tanah air.
Tak terkecuali dilakukan Pelni Cabang Makassar. Kacab Pelni Makassar, Darman menyampaikan setahun bertugas, pihaknya terus meningkatkan pelayanan tersebut.
“Membawa perbaikan dari segala problema. Bukan saja soal penumpang, tapi juga barang, porter, bagaimana proses embarkasi dan lainnya,” kata Darman di kantor Pelni Makassar, Selasa sore (24/2/2026).
Dia menyampaikan Pelni Cabang Makassar salah satu yang tersibuk di tanah air. Khususnya sebagai hub kawasan timur Indonesia.
“Kami berusaha memanjakan penumpang, servis, kenapa, sekarang ada namanya proses beautifulisasi. Mempercantik kapal. Khususnya di kamar mandi. Itu menjadi konsen kita,” katanya.
Mereka melayani penumpang dan barang dengan tingkat intensitas sangat padat. Sebagai bisnis pelayanan, pihaknya mengakui Pelni tidak bisa berdiri sendiri.
Dibutuhkan dukungan stakeholder lainnya unruk mendukung keamanan, keselamatan dan kenyamanan pelayaran. Baik untuk penumpang dan barang yang diangkut.
Hal sama disampaikan Kepala Bagian Operasi dan Pelayanan PELNI Cabang Makassar, Achmad Deshariradian Tamzak. Dia mengatakan kondisi pelabuhan perlu terus ditingkatkan.
“Bagaimana memanusiakan manusia oleh stakeholder penumpang PELNI,” kata Achmad. Dia mencontohkan pengelolaan bandara sepenuhnya menjadi tanggungjawab Angkasa Pura.
Sehingga maskapai penerbangan bisa lebih maksimal melakukan pelayanan pada penumpang dan barang yang telah tersortir dengan ketat di bandara, sebelum berada di atas pesawat.
“Kalau di Makassar, area Pelindo (pelabuhan, red) hanya menyediakan fasilitas. Sepenuhnya dikelola Pelni. Gak ada mesin x ray. Kita terus berharap ini ditingkatkan,” katanya.
Namun, meski dengan kondisi yang ada tersebut, baik Darman maupun Achmad Deshariradian menyatakan tidak menjadi alasan bagi Pelni Cabang Makassar.
Pihaknya terus berupaya memberi pelayanan terbaik bagi penumpangnya. (nas)





