Banjir Makassar, Ratusan Warga Mengungsi di Enam Lokasi

metrotvnews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Makassar: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), mendata sebanyak 545 warga mengungsi di enam lokasi pengungsian saat terjadi banjir akibat cuaca ekstrem beberapa hari terakhir. Kepala BPBD Makassar Fadli Tahar mengatakan pihaknya telah membantu mengevakuasi warga yang kebanjiran ke titik pengungsian yang telah disiapkan.

"Jumlah warga yang mengungsi akibat bencana di sejumlah wilayah Kota Makassar sebanyak 545 jiwa dan itu tersebar di enam titik," ujar Fadli di Makassar, Rabu, 25 Februari 2026, melansir Antara.

Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar saat membantu warga mengungsi ke titik pengungsian yang telah disiapkan akibat banjir diberbagai lokasi di Makassar, Rabu (25/2/2026). ANTARA/HO-Pemkot Makassar

Fadli menuturkan saat ini terdapat enam titik pengungsian yang tersebar di Kecamatan Manggala dan Kecamatan Biringkanaya. Adapun total warga yang mengungsi tercatat sebanyak 169 Kepala Keluarga (KK) dengan jumlah keseluruhan 545 jiwa.

Ia memerinci di Kecamatan Manggala pengungsi berada di dua lokasi yakni di Masjid Jabal Nur di Kelurahan Manggala yang menampung 12 KK atau 36 jiwa dan Masjid Yuda Alfatih yang juga berada di Kelurahan Manggala menampung 7 KK dengan jumlah 27 jiwa. Adapun di Kecamatan Biringkanaya, lanjutnya, terdapat empat titik pengungsian. Masjid Lailatul Qadar BTP Blok AF di Kelurahan Katimbang menjadi lokasi dengan jumlah pengungsi terbanyak, yakni 67 KK atau 232 jiwa.

Baca Juga :

Ratusan Rumah di Bondowoso Terdampak Banjir dan Longsor
Selain itu pengungsi juga menempati SD Paccerakkang di Kelurahan Katimbang dengan jumlah 24 KK atau 86 jiwa. Di lokasi lainnya, Masjid Nurul Ikhlas di Kelurahan Katimbang menampung 40 KK atau 133 jiwa. Sedangkan Masjid Al Ramun di Kelurahan Paccerakkang menampung 9 KK atau 31 jiwa.

"Kami sudah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan kebutuhan dasar para pengungsi, mulai dari logistik, layanan kesehatan, hingga kebutuhan khusus kelompok rentan, dapat terpenuhi dengan baik," katanya.

Fadli Tahar menyampaikan pihaknya terus melakukan pemantauan dan pendataan secara berkala di seluruh titik pengungsian. Dia mengatakan upaya penanganan dan pelayanan terhadap warga terdampak akan terus dimaksimalkan hingga kondisi dinyatakan aman dan para pengungsi dapat kembali ke rumah masing-masing.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KDM Susun Langkah Agar 13 Warga Jabar Korban TPPO akan Langsung Dapat Kerja
• 19 jam lalurepublika.co.id
thumb
Sundown Markette Senayan, Warga Berburu Ragam Takjil Kekinian Sambil Nikmati Pertunjukan Musik
• 16 jam lalukompas.tv
thumb
Proyek Gas Jumbo Belum Jalan, Inpex Sudah Keluarkan Rp33,64 Triliun
• 10 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Viral Video Debt Collector di Kabupaten Tangerang Diduga Lakukan Penusukan Pengendara Mobil
• 13 jam laluliputan6.com
thumb
Beban Kerja Berlebihan 2026: Gejala, Dampak, dan Strategi Penanggulangan yang Efektif
• 10 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.