Penulis: Nisa Alfiani
TVRINews, Jakarta
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengalokasikan anggaran sebesar Rp50 miliar untuk merevitalisasi Anjungan Jakarta yang berada di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan pendanaan revitalisasi tersebut tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), melainkan bersumber dari dana Kompensasi Lantai Bangunan (KLB).
“Kami menyetujui revitalisasi Anjungan Jakarta menggunakan dana KLB. Untuk tahap pertama dialokasikan Rp25 miliar, dan tahun depan akan kami siapkan kembali kurang lebih dengan jumlah yang sama,” ujar Pramono dalam keterangannya, Rabu (25/2/2026).
Ia menegaskan, langkah tersebut merupakan bagian dari persiapan menyambut peringatan 500 tahun Kota Jakarta yang akan jatuh pada 22 Juni 2027.
“Momentum lima abad Jakarta harus dipersiapkan dengan baik. Anjungan Jakarta di TMII menjadi salah satu representasi identitas dan kebudayaan Betawi yang perlu diperkuat,” katanya.
Meski demikian, Pramono belum merinci jadwal pelaksanaan maupun target penyelesaian proyek revitalisasi tersebut. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, lanjutnya, masih melakukan pendalaman perencanaan teknis agar pelaksanaannya berjalan optimal.
“Kami ingin penataannya matang, sehingga hasilnya benar-benar mencerminkan wajah Jakarta dan bisa menjadi bagian penting dalam rangkaian perayaan 500 tahun nanti,” ucapnya.
Melalui revitalisasi ini, Pemprov DKI berharap Anjungan Jakarta dapat tampil lebih representatif, sekaligus memperkuat daya tarik kawasan TMII sebagai destinasi wisata budaya di Ibu Kota.
Editor: Redaktur TVRINews





