Dedi Mulyadi Temui Suster Ika yang Selamatkan Wanita Jabar Korban TPPO di NTT, Ucapkan Hal Ini

grid.id
5 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Momen Dedi Mulyadi temui Suster Ika mendadak ramai jadi buah bibir. Suster Ika sendiri adalah sosok yang selamatkan 13 wanita Jabar korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di NTT.

Usut punya usut, para korban TPPO sebelumnya direkrut untuk ditawari pekerjaan dengan gaji hingga Rp 10 juta per bulan. Bahkan pihak perekrut juga menjanjikan akan menyediakan fasilitas tempat tinggal gratis.

Namun siapa sangka, setibanya di sana, janji tersebut tidak terbukti. Para korban justru dipaksa untuk bekerja di luar kontrak hingga diminta membayar biaya mes (tempat tinggal), dan makan hanya sekali sekali.

Parahnya, para korban juga tidak diperbolehkan keluar dari area pub (tempat hiburan malam). Alhasil banyak pekerja yang mengalami kekerasan seksual.

Bahkan apabila mereka tak mau melayani tamu, para korban akan didenda Rp 2,5 juta hingga Rp 5 juta. Sontak saja hal itu membuat korban depresi dan merasa tertipu.

Hingga singkat cerita, salah seorang korban berhasil meminta bantuan Suster Ika, yang saat itu merupakan Ketua Tim Relawan untuk Kemanusiaan Flores (TRUK-F).

TRUK-F sendiri merupakan lembaga advokasi Gereja Katolik yang fokus memberikan perlindungan dan bantuan bagi korban kekerasan. Dan setelahnya, kasus ini mencuat dan terdengar ke telinga Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Mengetahui hal itu, Dedi Mulyadi langsung berkoordinasi dengan Suster Ika untuk menyelamatkan 13 warga Jabar tersebut. Sang gubernur juga sampai terbang ke NTT untuk bertemu dengan Suster Ika dan warganya yang jadi korban TPPO itu.

Di kesempatan itu, Dedi Mulyadi menemui para korban bersama Bupati Cianjur dan Bupati Purwakarta. Hal itu lantaran dari 13 korban itu beberapa di antaranya ada yang berasal dari Cianjur dan Purwakarta.

Dilansir Grid.ID dari TribunJabar.id, Dedi Mulyadi dengan Suster Ika dan para korban berlangsung Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) Senin (23/2/2026).

Momen tersebut bahkan juga sempat sang gubernur bagikan di media sosial Instagramnya @dedimulyadi71.

 

Saat Dedi Mulyadi temui Suster Ika, sang gubernur juga tak segan memuji Suster Ika yang dianggap sebagai penyelamat para korban TPPO. Dan menolong atas dasar rasa kemanusiaan tanpa membeda-bedakan suku, ras, dan agama.

“Ini Suster Ika, yang mengurus mereka (warga Jabar) selama di sini, memperjuangkan kemanusiaan tanpa bicara suku, ras, dan agama. Kemanusiaan di atas agama,” ujar Dedi Mulyadi, dikutip Grid.ID, Selasa (24/2/2026).

Dedi pun menegaskan bahwa sosok Suster Ika tersebut adalah seorang biarawati alias pelayan Gereja. Dalam hal ini, Dedi juga menyoroti jika ada warga yang meremehkan dan tak simpati untuk menolong korban TPPO itu maka sejatinya mentalnya kalah oleh biarawati Gereja tersebut.

Terakhir, Dedi Mulyadi kembali memuji Suster Ika yang disebutnya telaten dan detail dalam melakukan pendampingan kepada para korban.

“Suster Ika sangat telaten dan detail saat melakukan pendampingan warga Jawa Barat yang menjadi korban dugaan tidak pidana TPPO di Sikka, Maumere, NTT,” tandas Dedi Mulyadi. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Koreksi Saham Gerus Kekayaan Para Konglomerat RI, Harta Prajogo Lenyap Rp 145 T
• 11 jam lalukatadata.co.id
thumb
Pemprov Kepri Tunggu Juknis Kemenkeu Terkait Pembayaran THR 2026
• 22 jam lalutvrinews.com
thumb
Klasemen Proliga 2026 Jelang Seri Sentul: Ambisi Megawati Hangestri Cs Bawa Jakarta Pertamina Enduro Kudeta Puncak
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
Menteri PPPA ingin KMP jadi wadah konsultasi korban kekerasan
• 7 jam laluantaranews.com
thumb
Ilmuwan Pastikan Aktivitas Manusia Lebih Dominan Picu Pemanasan Global
• 8 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.