JAKARTA, KOMPAS.com – Tanggul laut atau yang lebih dikenal sebagai “Tanggul WIKA” di kawasan Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, menjadi sasaran pencurian.
Tanggul yang dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tersebut memiliki tinggi sekitar empat meter dan lebar empat meter.
Selain berfungsi melindungi kawasan Cilincing dari banjir rob, bagian atas tanggul dilapisi paving block yang difungsikan sebagai jalan bagi warga.
Terdapat sekitar 500 meter jalan di atas tanggul yang telah dilengkapi paving block. Namun, sejak dua tahun terakhir, satu per satu paving block tersebut hilang.
Baca juga: Jalan Tanggul Laut Kalibaru Berlubang Parah, Paving Block Dicuri Sejak 2024
"Mulai bolongnya di 2024 udah mulai sedikit-dikit," ucap Pengawas Tanggul WIKA, Yudha, ketika dihubungi Kompas.com, Selasa (24/2/2026).
Awalnya, paving block yang hilang hanya di satu titik. Namun, pada 2025 jumlah material yang hilang semakin banyak. Bahkan, di salah satu titik, paving block yang dicuri menyebabkan lubang selebar 3,8 meter dari total lebar jalan sekitar empat meter.
Kondisi itu membuat jalan yang semula berlapis paving kini menyisakan tanah berpasir yang mulai ditumbuhi rerumputan dan menjadi lokasi pembuangan sampah. Yudha menduga hilangnya paving block terjadi secara bertahap akibat pencurian.
"Itu ada tangan-tangan jahil yang memanfaatkan, jadi hilang karena dicuri," kata dia.
Ia menyebutkan, telah berkoordinasi dengan berbagai pihak, seperti lurah, Bhabinkamtibmas, dan Koramil untuk mengidentifikasi penyebab hilangnya material tersebut. Berdasarkan hasil identifikasi sementara, paving block diduga dicuri untuk berbagai keperluan.
"Ada yang digunakan buat pemberat bagang kerang hijau, diduga lagi diambil untuk kebutuhan dijual karena butuh duit," ungkap Yudha.
Baca juga: Paving Block Jalan Tanggul Laut Cilincing Dicuri, Pengendara Bermanuver Bak Ujian SIM
Lampu taman hilangTak hanya paving block, lampu taman yang terpasang di sepanjang tanggul Kalibaru juga dilaporkan hilang.
"Betul tiang-tiang listrik juga hilang," ungkap dia.
Padahal, saat awal dibangun, kondisi tanggul sangat terang pada malam hari karena dilengkapi penerangan.
Kini, karena banyak lampu yang dicuri, kawasan tersebut menjadi gelap dan minim penerangan saat malam hari.
Yudha menyayangkan hilangnya berbagai fasilitas publik akibat ulah orang yang tidak bertanggung jawab. Menurutnya, fasilitas tersebut seharusnya dijaga bersama agar dapat dinikmati dalam jangka panjang.
Baca juga: Jalan Rusak di Kota Tangerang Ditambal Pakai Paving Block





