Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pramono Instruksikan Sterilisasi PKL

metrotvnews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memerintahkan jajarannya untuk melakukan penertiban menyeluruh terhadap penyalahgunaan fungsi trotoar di seluruh wilayah ibu kota. Langkah tegas ini diambil untuk mengembalikan hak pejalan kaki dan menegakkan Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum.

"Kami meminta jajaran Satpol PP melakukan penertiban terhadap pedagang kaki lima (PKL), baik PKL liar maupun binaan, termasuk pengemudi ojek online, agar tidak memarkir kendaraan ataupun berdagang di lokasi yang akan ditata oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta," ujar Pramono di Jakarta, Selasa, 24 Februari 2026.
 

Baca Juga :

Siap-Siap Borong! Pemprov DKI Sebar Bazar UMKM hingga ke Kecamatan

Pramono menekankan bahwa penertiban tidak hanya menyasar pedagang liar, tetapi juga PKL binaan yang masih memanfaatkan trotoar untuk aktivitas komersial. 

Selain itu, pengemudi ojek daring yang kerap memarkir kendaraan di jalur pedestrian turut menjadi sasaran utama pengawasan. Hal ini guna mencegah penyempitan ruang gerak warga.

Kondisi trotoar yang dipadati pedagang dan parkir liar dinilai sangat mengganggu mobilitas serta meningkatkan risiko kecelakaan bagi pejalan kaki yang terpaksa turun ke badan jalan. Pemprov DKI Jakarta menegaskan bahwa fasilitas pedestrian yang dibangun dengan anggaran besar harus berfungsi mendukung integrasi transportasi perkotaan.


Penertiban terhadap sejumlah lapak pedagang kaki lima (PKL) di atas trotoar dan bahu jalan di kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat. Foto: Metrotvnews.com/Christian.

Pemprov DKI memastikan penataan ini akan dilakukan secara bertahap dengan pendekatan tegas namun terukur. Satpol PP diinstruksikan untuk melakukan pengawasan rutin guna menjamin lokasi yang telah ditertibkan tidak kembali disalahgunakan.

Agenda besar pembenahan tata ruang kota ini diharapkan mampu mewujudkan Jakarta yang lebih ramah pejalan kaki. Pemerintah menargetkan terciptanya keseimbangan antara kepentingan ekonomi dan ketertiban umum demi pengelolaan ruang publik yang lebih manusiawi.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
HNW Kecam Keras Sahur On The Road di Jombang, Pakai Sound Horeg dan Penari Seksi?
• 23 jam lalusuara.com
thumb
Apakah Dana Nasabah Bank Jambi yang Raib Dijamin LPS? Ini Kata Anggito
• 19 jam lalukatadata.co.id
thumb
KPK Periksa Sejumlah Saksi di KPPN Madiun, Dalami Kasus Dugaan Fee Proyek dan Dana CSR yang Jerat Wali Kota Nonaktif Mai
• 21 jam lalurealita.co
thumb
Ratusan Tiang Monorel di Rasuna Said Rampung Dibongkar, Lanjut Tata Trotoar dan Bangun Taman
• 18 jam laluliputan6.com
thumb
Tuah Hatrik Sorloth dan Refleks Oblak, Atletico Madrid Melaju ke 16 Besar Liga Champions
• 11 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.