Balita hingga Lansia Dirawat, Mual dan Muntah Usai Santap Menu MBG 

kompas.id
3 jam lalu
Cover Berita

BANDAR LAMPUNG, KOMPAS - Sebanyak 33 warga Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, dilarikan ke RSUD Menggala karena mual, pusing, dan muntah-muntah usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Hingga Rabu (25/2/2026) siang, warga yang merupakan balita, anak-anak, hingga lansia itu masih dirawat di rumah sakit.

Kepala Dinas Kesehatan Tulang Bawang Fatoni mengatakan, total ada 33 warga yang dirawat. Mereka dilarikan ke rumah sakit pada Selasa (24/2/2026).

”Selain 14 anak, ada lima balita, satu lansia, dan 13 orang dewasa,” kata Fatoni saat dihubungi dari Bandar Lampung, Rabu. Balita, lansia, dan orang dewasa ikut keracunan karena menyantap menu MBG yang dibawa pulang.

Fatoni menyebut, saat ini, kondisi korban sudah mulai stabil usai mendapatkan perawatan kesehatan. Bupati Tulang Bawang Qodrotul Ikhwan, kata Fatoni, telah menjenguk korban keracunan di rumah sakit.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Bandar Lampung Fitra Alfarisi mengatakan, sudah menelusuri kasus ini. Hasilnya, menu telur asin, roti, wafer, dan jeruk itu dibagikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Menggala Tengah pada Selasa siang.

Pihak SPPG Menggala Tengah menyebut telur asin, yang diduga memicu keracunan, didapatkan dari pemasok dalam kondisi siap santap. Pihak SPPG lantas membagikan telur itu untuk penerima MBG.

Kini, sampel telur asin telah diperiksa Badan Pengawasan Obat dan Makanan Tulang Bawang. Namun, hasilnya belum keluar. Fitra menambahkan, SPPG Menggala Tengah yang akan menanggung biaya pengobatan warga keracunan.

Baca JugaDiduga Keracunan Seusai Santap MBG, Puluhan Siswa di Lampung Timur Dirawat di RS 
Berulang

Kisruh setelah menyantap menu MBG di Lampung bukan kali ini terjadi. Sebelumnya, puluhan siswa di Kabupaten Lampung Timur, Lampung, juga keracunan. Kejadiannya seusai siswa menyantap roti isi sosis yang menjadi salah satu menu makanan dalam program MBG, pada 26 September 2025.

Para siswa SD dan SMP itu menderita pusing, mual, nyeri ulu hati, dan demam. Dari hasil pemeriksaan, mereka baru saja menyantap roti isi sosis, salah satu menu MBG yang dibagikan.

Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives (CISDI) sempat menyebut Lampung sebagai satu dari lima provinsi dengan jumlah kasus keracunan terbanyak. Jumlah kasus keracunan MBG di Lampung sudah lebih dari 500 kasus per September 2025.

Kasus terbaru, menu MBG yang dibagikan SPPG Sindang Sari di Kabupaten Lampung Utara juga dikritik pedas karena dinilai tidak layak konsumsi. Operasional SPPG itu pun sempat dihentikan untuk sementra waktu. (Kompasi.id, 17/1/2026).

Belakangan, sajian MBG saat bulan puasa juga dikeluhkan. Biaya yang dikeluarkan kerap dianggap terlalu besar untuk menu kering MBG.

Ketua Satuan Tugas Percepatan MBG Lampung Saipul mengatakan, telah menindaklanjuti laporan keracunan makanan maupun keluhan menu makanan MBG.

Dia mengatakan, selama Ramadhan, para siswa dan penerima MBG memang mendapat makanan kering, berupa telur, susu, roti, dan aneka makanan lainnya. Makanan itu disuplai dari toko dalam bentuk siap saji.

”Kami sudah berkordinasi dengan koordinator wilayah dan satgas di 15 kabupaten/kota di Lampung,” ujarnya.

Menurut dia, pengelolaan anggaran untuk penyediaan makanan memang dilakukan oleh masing-masing MBG. ”Dari sisi pembiayaan, roti, susu, dan sebagainya sudah cukup. Pada hari tertentu, ada yang lebih dari Rp 10.000 per hari, dan ada variasinya,” katanya.

Baca JugaRatusan Siswa Keracunan MBG, LBH Bandar Lampung Buka Posko Pengaduan  


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Senator Demokrat Dorong RUU Paksa AS Refund Tarif Trump Rp2.900 T
• 21 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Katherine Elizabeth Short, Putri Martin Short, Meninggal Dunia di Usia 42 Tahun
• 9 jam lalumediaindonesia.com
thumb
IHSG Hari Ini Dibuka Menguat, Cek Rekomendasi Saham Pilihan Hari Ini
• 8 jam lalumedcom.id
thumb
Sinyal Pemulihan Kinerja Penjualan AZKO (ACES) Mulai Terlihat
• 3 jam lalubisnis.com
thumb
Kereta Ekonomi Kerakyatan, Jadikan Mudik Lebaran 2026 Lebih Nyaman dan Murah
• 1 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.