Bukan Sekadar Pulang Kampung, Begini Tren Mudik 2026

medcom.id
4 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: Tradisi mudik terus berkembang dari tahun ke tahun. Jika sebelumnya banyak masyarakat memesan tiket mendekati hari keberangkatan, tren mudik 2026 menunjukkan perubahan besar. Pemesanan tiket kini dilakukan jauh lebih awal, bahkan sejak awal tahun.
 
Director of Transportation tiket.com Andi Hendrawan mengungkapkan adanya pergeseran pola masyarakat dalam menjalani mudik.
 
“Jadi ada perubahan yang cukup signifikan dari tren masyarakat kita untuk menjalani mudik ini, karena mudik kan tidak hanya istilahnya pulang kampung. Cuma kadang-kadang masyarakat juga memanfaatkan periode momen ini untuk liburan di situ,” kata Andi dalam konferensi pers dilansir Antara pada Rabu, 25 Februari 2026. Dari dadakan ke lebih awal Mengacu pada survei YouGov Indonesia, pada 2025 sebanyak 38 persen masyarakat masih memesan tiket transportasi untuk mudik sekitar satu minggu sebelum keberangkatan. Rata-rata periode mudik terjadi pada H-2 hingga H-6 sebelum Lebaran.

Namun memasuki 2026, terjadi lonjakan pemesanan lebih cepat. Berdasarkan pantauan tiket.com, tren pemesanan tiket pesawat untuk libur Lebaran pada minggu pertama Januari hingga minggu kedua Februari meningkat signifikan.
  Baca juga: Begini Cara Daftar Mudik Gratis 2026 DKI Jakarta
“Kenaikan pemesanan tiket pesawat itu naik sekitar 50 persen, kemudian untuk kenaikan tiket kereta api sebesar 56 persen,” ujar Andi.
 
Artinya, masyarakat kini lebih sadar pentingnya perencanaan sejak dini untuk mendapatkan harga dan ketersediaan tiket yang lebih baik. Destinasi favorit mudik dan liburan Sejumlah daerah diprediksi menjadi tujuan utama pemudik pada 2026. Untuk perjalanan mudik, kota-kota seperti Yogyakarta, Surabaya, Medan, dan Pekanbaru diperkirakan akan mengalami lonjakan pergerakan penumpang.
 
Sementara itu, untuk tujuan wisata, Bali masih menjadi destinasi favorit bagi penumpang pesawat. Pada moda transportasi kereta api, rute favorit meliputi Yogyakarta, Semarang, Cirebon, dan Surabaya.
 
Hal ini menegaskan bahwa mudik kini tidak hanya soal pulang kampung, tetapi juga dimanfaatkan sebagai momentum liburan keluarga. Faktor stimulus harga dorong lonjakan transaksi Andi menilai, tingginya minat masyarakat pada mudik 2026 juga dipengaruhi oleh stimulus pemerintah, baik dari sisi pajak maupun kebijakan penurunan harga tiket.
 
“Kemudian kalau dibandingkan dengan tahun sebelumnya tentunya harganya relatif lebih murah. Kita lihat dengan stimulus harga ini, kenaikan transaksi pada saat semenjak diumumkan, kenaikan transaksi untuk periode Lebaran, untuk date of travelling atau tanggal perjalanan periode Lebaran itu naik signifikan, hampir dua kali lipat dari periode sebelumnya,” tutur Andi.
 
Harga yang lebih kompetitif mendorong masyarakat untuk segera mengamankan tiket lebih awal. Dampaknya, transaksi untuk periode perjalanan Lebaran melonjak hampir dua kali lipat dibanding periode sebelumnya.
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ANN)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pendengar Radio Suara Surabaya Bantu Menemukan Ibu yang Hilang di Sidoarjo
• 7 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Kronologi Helikopter Militer Jatuh di Iran Tewaskan Pilot, Kopilot, dan Warga | KOMPAS PAGI
• 11 jam lalukompas.tv
thumb
Percepat Transformasi Digital, Pemkot Tangsel Sebar 5.000 Titik Internet Gratis
• 2 jam lalumetrotvnews.com
thumb
6 Makanan Terburuk Buat Sahur, Bikin Cepat Lapar dan Haus Saat Puasa
• 16 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Stok Daging Ayam di Bangka Aman Selama Ramadan
• 2 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.