Grid.ID- Kronologi tabrakan bus TransJakarta dan ojol di kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat, menjadi perhatian publik pada Selasa (24/2/2026). Insiden tersebut melibatkan armada TransJakarta rute 10H dan seorang pengemudi ojek online.
Peristiwa terjadi di simpang Jalan Gunung Sahari–Jalan Mangga Besar saat jam sibuk pagi hari. Akibat kecelakaan itu, pengemudi ojol mengalami luka dan harus dilarikan ke rumah sakit.
Rekaman kondisi pascakejadian pun beredar luas di media sosial dan memicu berbagai respons dari masyarakat. Berikut laporan lengkap kronologi tabrakan bus TransJakarta dan ojol berdasarkan informasi yang kami himpun dari Kompas.com dan Tribunnews.com, Rabu (25/2/2026).
Kronologi Tabrakan Bus TransJakarta dan ojol
Berdasarkan Kepala Departemen Humas & CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, kecelakaan melibatkan armada operator SAF-083 rute 10H (Tanjung Priok–Bundaran Senayan). Peristiwa terjadi di simpang Jalan Gunung Sahari–Jalan Mangga Besar pada pukul 08.50 WIB.
Menurut Ayu, saat kejadian bus sedang melayani pelanggan dan melaju sesuai lampu lalu lintas yang menunjukkan hijau. Bus baru saja meninggalkan halte dan bergerak lurus di jalurnya. Namun, terjadi kontak dengan pengendara motor yang diduga tiba-tiba berbelok di area yellow box atau marka jalan berwarna kuning.
Dalam penjelasannya, Ayu menyebut bahwa pengendara motor diduga menyeberang ketika lampu lalu lintas masih merah. Benturan keras pun tak terhindarkan.
Pengemudi ojek online langsung dievakuasi setelah insiden terjadi. Korban mengalami luka-luka dan segera dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani, menjelaskan bahwa pengemudi sepeda motor berinisial S (59) dibawa ke Rumah Sakit Hermina Kemayoran untuk mendapatkan perawatan serta visum.
Sementara itu, seluruh pelanggan bus dipastikan dalam kondisi baik. Mereka langsung dievakuasi ke armada lain untuk melanjutkan perjalanan. TransJakarta juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat insiden tersebut.
Versi Kepolisian
Kronologi tabrakan bus TransJakarta dan ojol juga dikonfirmasi oleh pihak kepolisian. Kanit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Sumarno menyatakan bahwa kejadian terjadi pada Selasa pagi, sekitar pukul 08.15 WIB.
Menurut keterangan AKBP Ojo Ruslani, kecelakaan bermula saat bus TransJakarta yang dikemudikan RD (32) melaju dari arah utara ke selatan di Jalan Gunung Sahari. Setibanya di dekat Toko Kimia Gunung Sahari Raya 2H, bus bertabrakan dengan sepeda motor yang dikendarai S (59) yang datang dari arah utara dan hendak menuju barat.
Akibat tabrakan tersebut, baik bus TransJakarta maupun sepeda motor mengalami kerusakan. Sepeda motor berwarna hijau milik pengemudi ojol bahkan terlihat tergeletak di jalan dan sebagian tersangkut di kolong bus sebelum akhirnya berhasil dievakuasi.
Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi. Kasus ini kini ditangani Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya. Pihak kepolisian menyatakan perkembangan lebih lanjut akan disampaikan kemudian.
Rekaman Viral di Media Sosial
Tabrakan bus TransJakarta dan ojol ini semakin menjadi perhatian setelah rekaman pascakejadian beredar luas di media sosial. Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @balewartawanjakpus10 pada hari yang sama.
Dalam narasi unggahan disebutkan bahwa pengendara ojek online ditabrak bus TransJakarta di lampu merah pintu air Jembatan Merah, Jalan Gunung Sahari Raya, Sawah Besar. Rekaman memperlihatkan bagian depan bawah bus mengalami kerusakan akibat benturan, sementara sepeda motor korban tergeletak di jalan.
Sebagai tindak lanjut kronologi tabrakan bus TransJakarta dan ojol, pihak TransJakarta menyatakan telah berkoordinasi dengan kepolisian dan bersikap kooperatif dalam proses pemeriksaan penyebab pasti kecelakaan. Rekaman CCTV dari armada bus juga telah diserahkan kepada aparat sebagai bahan penyelidikan.
TransJakarta mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu mematuhi rambu lalu lintas dan mengutamakan keselamatan bersama. Imbauan tersebut ditekankan guna mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari. Demikianlah kronologi tabrakan bus TransJakarta dan ojol di kawasan Gunung Sahari.(*)
Artikel Asli




