REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Perusahaan teknologi memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat transformasi digital dan memperluas adopsi layanan berbasis teknologi. InterActive Group menjajaki kemitraan dengan sejumlah institusi strategis nasional untuk mengembangkan solusi digital terintegrasi bagi masyarakat dan pelaku usaha.
InterActive Group bertemu dengan berbagai mitra, antara lain, Telkom Group, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk, ZK Digimax, Kementerian Komunikasi dan Digital, Metranet, Artajasa, Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia, PT Jalin Pembayaran Nusantara, SMESCO, dan Pospay. Langkah ini ditempuh untuk memperkuat sinergi dan memperluas implementasi solusi digital di berbagai sektor.
- Biaya Logistik Masih Tinggi, Digitalisasi Jadi Kunci
- Mataram Jadi Kota Percontohan Digitalisasi Bansos
- Bupati Banyuwangi Ungkap Sukses Digitalisasi Bantuan Sosial
Dalam pertemuan dengan Telkom Group, perusahaan membahas peluang pengembangan layanan digital service, sistem terintegrasi, dan pemanfaatan infrastruktur teknologi. Kerja sama ini bertujuan mempercepat digitalisasi sektor publik dan swasta melalui solusi yang lebih efisien dan aman.
Pembahasan dengan BRI, Artajasa, ASPI, PT Jalin Pembayaran Nusantara, dan Pospay difokuskan pada penguatan sistem pembayaran digital dan integrasi layanan keuangan. InterActive Group menilai kolaborasi ini dapat mendukung transaksi non-tunai sekaligus memudahkan pelaku UKM mengelola bisnis secara digital dan terukur.
.rec-desc {padding: 7px !important;}CEO dan Founder InterActive Group Alex Surya Rahardjo mengatakan, kolaborasi lintas sektor menjadi faktor penting dalam mendorong transformasi digital. “Kami percaya transformasi digital tidak bisa berjalan sendiri. Melalui kolaborasi strategis dengan berbagai mitra nasional, InterActive berkomitmen menghadirkan solusi digital yang aplikatif, terintegrasi, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat, UKM, serta dunia usaha,” ujar Alex dalam siaran pers, Rabu (25/2/026).
CEO INFINITE Fajar Eri Dianto mengatakan, sinergi antar pelaku industri akan mempercepat adopsi teknologi. “Kolaborasi antara penyedia teknologi, institusi keuangan, dan pemangku kepentingan lainnya akan mempercepat terciptanya solusi digital yang relevan dengan kebutuhan pasar. Kami melihat InterActive memiliki visi yang kuat dalam membangun ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan,” ungkap Fajar.
InterActive Group menyatakan akan terus memperluas kemitraan dan mengembangkan inovasi teknologi untuk mendukung percepatan transformasi digital nasional. Perusahaan yang berdiri pada 2001 ini menyediakan layanan teknologi untuk segmen B2B, B2G, dan B2C di berbagai sektor bisnis di Indonesia.




