Strategi Bos Fore (FORE) Pacu Bisnis Kopi di Kota Besar Hingga Wilayah Penyangga

bisnis.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA – Manajemen PT Fore Kopi Indonesia Tbk. (FORE) menyebut melakukan pendekatan bisnis berbeda untuk wilayah dengan ekonomi kuat serta wilayah penyangga yakni operasional tier 2 dan 3.

Direktur Strategi dan Pengembangan Perusahaan Fore Kopi Indonesia Fahmi Rachmattulah menyebut secara keseluruhan pihaknya masih mampu mencatatkan kinerja yang bertumbuh sepanjang tahun lalu. Pelemahan daya beli yang terjadi di wilayah tier 2 dan 3, mampu ditutupi oleh realisasi kinerja gerai di kota-kota tier 1.

”Di beberapa kota ada pengaruhnya [daya beli], tapi di FORE fokusnya itu, selain di tier 1 seperti Jakarta, kami kan masuk ke tier 2 dan 3. Di beberapa kota memang benar ada penurunan, tapi kalau di FORE jadinya net off. Jadi, beberapa kota yang masih kurang baik performanya, tapi di kota-kota lain itu performanya sangat baik,” katanya kepada Bisnis, Rabu (25/2/2026).

FORE sedikitnya memiliki dua metode utama dalam mengejar performa yang lebih baik di kota-kota dengan indikasi daya beli lesu, yaitu revenue generating dan pengendalian cost. Terhadap yang pertama, upaya FORE untuk meningkatkan performa dilakukan melalui pengadaan event taktikal dengan harapan dapat menarik lebih banyak pembeli.

Sementara upaya pengendalian biaya dilakukan oleh FORE dengan meminimalisasi terbuangnya bahan baku utama. Artinya, perusahaan berupaya mendorong penggunaan bahan baku dengan lebih efisien terhadap permintaan pelanggan. Selain itu, pihaknya juga melakukan penyesuaian gerai yang dibuka oleh perseroan.

”Misalnya daya belinya enggak terlalu kuat, mungkin kami tidak perlu buat [gerai] yang besar. Kami buat yang hanya yang medium atau yang kecil gitu,” katanya.

Baca Juga

  • Siasat Fore Kopi (FORE) Amankan Harga Bahan Baku, Contract Farming
  • Saham BIPI Naik Tinggi Usai Keluarga Bakrie Borong Rp984 Miliar, Intip Profil Astrindo Nusantara
  • CIO Indonesia Investment Authority (INA) Resign
Kopi FORE. - TradingView

Hal itu tampak dari realisasi pembangunan gerai sebanyak 60 unit sepanjang Januari—September 2025. Penambahan gerai itu sekaligus membuat FORE mengoperasikan 250 gerai di Tanah Air dan Singapura.

Namun, sepanjang periode sembilan bulan 2025, FORE justru membukukan pendapatan senilai Rp1,04 triliun. Torehan pendapatan tersebut naik 43,22% secara YoY dari Rp727,37 miliar pada periode yang sama 2024. 

Pertumbuhan pendapatan FORE sejalan dengan bertumbuhnya segmen pendapatan perseroan per kuartal III/2025. Pada segmen minuman, misalnya, FORE membukukan pendapatan senilai Rp936,68 miliar, naik dari Rp660,44 miliar pada periode kuartal III/2024.  

Begitu juga pada segmen makanan, FORE membukukan pendapatan yang melesat signifikan ke Rp100,40 miliar pada kuartal III/2025, dari Rp63,45 miliar pada periode yang sama 2024. 

Sejalan dengan meningkatnya pendapatan perseroan, FORE turut membukukan laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk atau laba bersih senilai Rp60,10 miliar pada kuartal III/2025, naik 41,94% YoY dari Rp42,34 miliar pada periode yang sama 2024.

Memandang 2026, FORE cukup optimistis membukukan pertumbuhan. Fahmi menerangkan, pihaknya bakal melakukan ekspansi menuju kota-kota tier 2 dan 3 dengan konsep gerai Satelite, Medium, hingga Flagship.

--

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemudik Lebaran 2026 Diperkirakan 143,91 Juta Orang, Terbesar dari Jawa Barat
• 4 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Mahasiswa "Happy" Bisa Sambut Prabowo di Yordania: Alhamdulillah Bertemu Beliau
• 17 jam lalukompas.com
thumb
Tokoh Publik dan Eks Atlet di Sulsel Unjuk Skill, Duel Sengit Senior Padel Tersaji Malam Ini
• 10 jam laluharianfajar
thumb
Anggota Denintel Kodam XVII/Cendrawasih Gugur Diserang KKB di Nabire
• 1 jam lalusuara.com
thumb
KPK dalami modus pinjam bendera pada kasus pengadaan iklan bank
• 19 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.