REPUBLIKA.CO.ID, JEDDAH -- Pasar-pasar di Jeddah, Arab Saudi, mengalami peningkatan aktivitas ekonomi pada malam hari selama Ramadhan, seiring meningkatnya kunjungan warga dan wisatawan, menurut laporan kantor berita SPA pada Selasa (24/2/2026).
Setelah waktu berbuka puasa, aktivitas perdagangan di pasar tradisional dan musiman meningkat, memperkuat peran kawasan tersebut sebagai pusat sosial dan ekonomi selama bulan suci.
Baca Juga
Rudal Canggih Iran Berkecepatan Tinggi Kejutkan Dunia, Mampu Berputar-putar Memburu Target
Pasar menjadi ruang bagi masyarakat untuk berbelanja dan berkumpul, sekaligus mempertahankan tradisi budaya yang identik dengan Ramadhan.
Dengan mengambil tempat di lingkungan permukiman dan alun-alun, pasar tersebut menarik keluarga yang datang selepas berbuka puasa dalam suasana yang memadukan kegiatan sosial dan keagamaan.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Jam operasional diperpanjang hingga larut malam, menyesuaikan pola aktivitas masyarakat selama Ramadhan. Pengunjung dapat membeli kerajinan tangan, busana tradisional, serta hidangan khas bulan puasa.
Kawasan bersejarah Al-Balad menjadi salah satu tujuan utama yang menawarkan suasana dengan arsitektur khas, dekorasi Ramadhan, serta kios yang menjual manisan dan minuman tradisional.
Berbagai kegiatan bertema Ramadhan juga digelar sepanjang bulan di pasar, restoran, dan ruang publik. Pengaturan juga dilakukan untuk memastikan kelancaran arus pengunjung.