Jalan Perintis Ditarget Rampung Sepekan

harianfajar
2 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, MAKASSAR– Ruas jalan bergelombang di Jl Perintis Kemerdekaan mulai teratasi. Ditarget dapat rampung sepekan ini.

Ruas jalan yang telah diaspal pada Desember 2025 ini, sebelumnya telah tuntas tertangani. Namun, kondisi aspalnya cepat koyak, sehingga menimbulkan ruas jalan yang bergelombang dan membahayakan pengendara.

Pemeliharaan rutin jalan nasional ini merupakan program dari BBPJN Sulsel. Pada tahun anggaran 2025, anggaran sekitar Rp22 miliar digunakan.

Di ruas dalam Kota Makassar, Jl Urip mendapat jatah 700 meter dari total panjang 4,3 km. Sementara itu, Jl Perintis Kemerdekaan ditangani sepanjang 1,7 km dari total panjang 12 km.

Kondisi pengerjaan yang tidak maksimal menjadi acuan BBPJN meminta pihak kontraktor bertanggung jawab untuk melakukan pemeliharaan yang berlanjut hingga saat ini.

Koordinator Proyek dari PT Mareraya Multipratama Jaya, Muhammad Arsyad mengatakan bahwa saat ini JL Urip Sumohardjo sudah rampung 100 persen, tepatnya di sepanjang jalan depan SPN Batua.

Sementara untuk Jl Perintis Kemerdekaan sudah mencapai 65 persen.”Kalau dari Karebosi ke Maros, sisi kanan itu dari Pintu 1 Unhas ke arah Kaveleri yang sudah tuntas.

Yang sementara mau dikerjakan di sisi kiri mulai dari gereja ke depan Immim. lalu Lewati Pintu II Unhas, di U-turn. Depan BTP juga beberapa,” ungkap Arsyad saat diwawancarai, pada Selasa, 24 Februari 2026

Ia menyebut saat ini pihaknya tengah mengebut perbaikan jalan tersebut. Yang tersisa adalah spot-spot yang rusak sedangkan ruas yang panjang sudah hampir semua tertangani.

Ia sejatinya menargetkan pengerjaan rampung pekan ini, namun tantangan terbesar adalah kondisi cuaca.”Kalau normal ini semingguan kita rampungkan. Tapi cuaca ini kurang bagus. Terkendala, kalau dipaksa hasilnya tidak bagus,” bebernya.

Pengerjaan jalan juga dilakukan pada malam hari ketika kondisi jalan tidak padat kendaraan yang melintas untuk menghindari kemacetan.

Namun, belakangan hujan deras menerjang Kota Makassar sepanjang hari, bahkan mayoritas di malam hari pada jam produktif pengaspalan, sekitar pukul 12.00 – 05.00. Sehingga pengaspalan dilakukan pada pagi hari.

“Kalau siang hanya kebetulan, hujan deras malam sampai pagi, lalu pagi baru dihampar. Biasa dua atau tiga mobil (material) tertinggal,” tandasnya.

Dari depan Top Mode, Kantor PW Muhammadiyah hingga di pertigaan Universitas Hasanuddin (Unhas) masih dalam proses pengaspalan bertahap.

Kondisi jalan masih asphalt cutting menunjukkan proses pengerjaan.Titik lainnya di kerjakan yakni ruas depan Dinas Pendidikan Sulsel hingga Pesantren IMMIM. Kondisinya juga sama, ada proses asphalt cutting yang belum di aspal ulang.

Kepala Satker Pengerjaan Jalan Nasional (PJN) III Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sulsel, Malik optimis proses pengaspalan ulang selesai di Februari ini. “Itu sudah proses mengaspal, tidak lama lagi selesai,” ujar Malik.

Malik menargetkan proses pengaspalan selesai pekan ini kepada para kontraktor. Selama ini hujan masih menjadi tantangan dalam menjalankan proses pengaspalan.

Mengingat curah hujan di Kota Makassar yang cukup tinggi dalam beberapa pekan terakhir “Semoga cuaca mendukung supaya bisa mempercepat proses pengaspalan,” katanya. (uca)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menelisik Arti Pertemuan Sugiono dan Menlu Palestina Terkait Board of Peace
• 14 jam laludetik.com
thumb
Ladeni PSIM, Marian Mihail Janji Benahi Lini Belakang PSBS: Ingin Curi Tiga Poin di Maguwoharjo
• 2 jam lalubola.com
thumb
Cerita Tiga Sahabat Terpukau Sajian Keberagaman di Imlek Festival 2577, Tujuan Baru Usai Ngantor
• 8 jam laluliputan6.com
thumb
BAZNAS: Penghasilan Rp 7,64 Juta Sebulan Wajib Zakat 2,5 Persen
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Polemik ABK Dihukum Mati Karena Penyelundupan 2 Ton Narkoba, DPR: Aktor Intelektualnya Perlu Diburu!
• 23 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.