Jakarta (ANTARA) - Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo membagikan takjil dan berbuka puasa bersama dengan insan pers sebagai bentuk silaturahmi sekaligus menguatkan sinergisitas antara Polri dengan media.
"Ini tentunya bagian dari upaya kita untuk terus menjaga tali silaturahmi, yang tentunya ini juga menjadi salah satu kekuatan," ucapnya di Gedung Mabes Polri, Jakarta, Rabu.
Dalam momen pembagian takjil pada sekitar pukul 16.30 WIB, Kapolri yang didampingi pejabat utama (PJU) Polri bersama insan pers membagikan bingkisan sajian buka puasa untuk seluruh masyarakat yang melintas di jalan depan Kantor Mabes Polri.
Pembagian takjil itu disambut antusias ol.eh masyarakat hingga pengemudi ojek online (ojol) yang menerima.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan berbuka bersama dengan insan pers di Gedung Rupatama Mabes Polri.
Dalam sambutannya, Kapolri mengatakan bahwa pers adalah mitra yang strategis untuk institusi Korps Bhayangkara. Menurutnya, suara media adalah suara publik.
"Tentunya hal-hal tersebut menjadi tolok ukur. Begitu media menyuarakan suara publik, artinya di situ juga lah kami harus segera bergerak dan merespons cepat. Karena kita menyadari bahwa suara media adalah suara publik yang harus didengar," ucapnya.
Ia juga menekankan institusi Polri memiliki kewajiban untuk melaksanakan apa yang terus disuarakan oleh media mengingat media mewakili kepentingan masyarakat.
"Kekuatan kita, kekuatan bangsa kita yang selalu menjaga persatuan, menjaga kesatuan untuk menghadapi berbagai macam tantangan tugas, tantangan bangsa, dan tantangan negara," katanya.
Baca juga: Kapolri sampaikan maaf apabila personel cederai rasa keadilan
Baca juga: Kapolri soroti pentingnya peran media di tengah era AI
"Ini tentunya bagian dari upaya kita untuk terus menjaga tali silaturahmi, yang tentunya ini juga menjadi salah satu kekuatan," ucapnya di Gedung Mabes Polri, Jakarta, Rabu.
Dalam momen pembagian takjil pada sekitar pukul 16.30 WIB, Kapolri yang didampingi pejabat utama (PJU) Polri bersama insan pers membagikan bingkisan sajian buka puasa untuk seluruh masyarakat yang melintas di jalan depan Kantor Mabes Polri.
Pembagian takjil itu disambut antusias ol.eh masyarakat hingga pengemudi ojek online (ojol) yang menerima.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan berbuka bersama dengan insan pers di Gedung Rupatama Mabes Polri.
Dalam sambutannya, Kapolri mengatakan bahwa pers adalah mitra yang strategis untuk institusi Korps Bhayangkara. Menurutnya, suara media adalah suara publik.
"Tentunya hal-hal tersebut menjadi tolok ukur. Begitu media menyuarakan suara publik, artinya di situ juga lah kami harus segera bergerak dan merespons cepat. Karena kita menyadari bahwa suara media adalah suara publik yang harus didengar," ucapnya.
Ia juga menekankan institusi Polri memiliki kewajiban untuk melaksanakan apa yang terus disuarakan oleh media mengingat media mewakili kepentingan masyarakat.
"Kekuatan kita, kekuatan bangsa kita yang selalu menjaga persatuan, menjaga kesatuan untuk menghadapi berbagai macam tantangan tugas, tantangan bangsa, dan tantangan negara," katanya.
Baca juga: Kapolri sampaikan maaf apabila personel cederai rasa keadilan
Baca juga: Kapolri soroti pentingnya peran media di tengah era AI





