Rusia deportasi 72.000 WNA ilegal pada 2025

antaranews.com
12 jam lalu
Cover Berita
Moskow (ANTARA) - Perdana Menteri Rusia Mikhail Mishustin mengatakan bahwa pemerintah telah mendeportasi 72 ribu warga negara asing yang tinggal secara ilegal di negara itu sepanjang 2025.

“Daftar orang yang diawasi akhirnya telah diluncurkan. Ini merupakan aspek penting dari pekerjaan kami. Mereka adalah individu yang tinggal secara ilegal di Rusia, yang jumlahnya sekitar 840 ribu orang per 6 Februari, berdasarkan data terverifikasi kami. Pada 2025, sebagai hasil dari langkah-langkah baru ini, 72 ribu orang telah dideportasi,” kata Mishustin kepada anggota parlemen.

Mishustin menyampaikan pernyataan tersebut saat memaparkan laporan tahunan pemerintah di hadapan Duma, majelis rendah parlemen Rusia.

Dalam laporannya, ia juga membahas berbagai isu, termasuk upaya menekan inflasi, membangun perumahan terjangkau, menaikkan upah minimum, memberikan tunjangan dan subsidi, menurunkan pajak, serta memaparkan target pemerintah untuk 2026.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA

Baca juga: Uni Eropa soroti empat tahun invasi Rusia dan ketahanan prima Ukraina

Baca juga: Habibie Center Indonesia tekankan Piagam PBB atasi konflik di Ukraina


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kemendagri dan Kementerian PU Percepat Pembangunan KIPP DOB Papua, Target 2028
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Demi Mudik Aman dan Nyaman, Pertamina Siapkan Pasokan BBM hingga Rest Area
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
JPU tetap tuntut mati ABK bawa sabu 2 ton
• 16 jam laluantaranews.com
thumb
Benarkah BLT Kesra Rp900 Ribu Cair saat Ramadan? Cek Fakta dan Daftar Bansos di Sini
• 22 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Investasi IMIP Tembus Rp696,9 Triliun hingga Akhir 2025
• 22 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.