Astra (ASII) Realisasikan Buyback Saham Rp684,97 Miliar, Buka Peluang Aksi Lanjutan

bisnis.com
3 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — PT Astra International Tbk. (ASII) merealisasikan pembelian kembali (buyback) saham senilai Rp684,97 miliar dalam periode 19 Januari hingga 25 Februari 2026. Aksi korporasi ini menjadi bagian dari strategi perseroan menjaga stabilitas harga saham di tengah kondisi pasar yang berfluktuasi signifikan.

Berdasarkan laporan hasil pembelian kembali saham tertanggal 25 Februari 2026, ASII telah menyerap sebanyak 104.850.800 lembar saham dengan total nilai Rp684.972.984.388. Nilai tersebut setara sekitar 34,24% dari alokasi maksimal dana buyback sebesar Rp2 triliun yang sebelumnya diumumkan perseroan.

Corporate Secretary ASII Gita Tiffani Boer mengatakan realisasi tersebut merupakan bagian dari program pembelian kembali saham yang telah disampaikan melalui keterbukaan informasi pada 15 Januari 2026.

“Selama Periode Pembelian Kembali Saham, Perseroan telah melakukan Pembelian Kembali Saham sebanyak 104.850.800 lembar saham dengan nilai keseluruhan Rp684.972.984.388,” ujar Gita dalam keterangan resminya, Kamis (26/2/2026).

Sebelumnya, manajemen ASII mengalokasikan dana maksimal Rp2 triliun untuk buyback dengan sejumlah ketentuan. Jumlah saham yang dibeli kembali tidak melebihi 20% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan, serta porsi saham free float setelah pelaksanaan buyback tetap paling sedikit 7,5% dari modal ditempatkan dan disetor.

Dana yang digunakan dalam aksi ini berasal dari kas internal perseroan dan tidak termasuk biaya perantara pedagang efek maupun biaya lain yang terkait dengan pelaksanaan buyback. Saham hasil pembelian kembali akan disimpan sebagai saham treasuri.

Baca Juga

  • Optimisme Astra (ASII) Menjaga Takhta Dominasi
  • Astra (ASII) Jual 34.867 Unit Mobil, Pangsa Pasar Tembus 52% Januari 2026
  • Ecocare Indo Pasifik (HYGN) Bakal Buyback Saham Rp5 Miliar

Secara fundamental, perseroan menegaskan bahwa realisasi buyback tersebut tidak menimbulkan dampak material terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan.

Dalam proyeksi sebelumnya, aksi buyback senilai maksimal Rp2 triliun diperkirakan hanya akan mengurangi total ekuitas tanpa memengaruhi kinerja laba bersih. Bahkan, laba bersih per saham (EPS) diproyeksikan meningkat seiring berkurangnya jumlah saham beredar.

Selain bertujuan meningkatkan nilai bagi pemegang saham dan memberikan keyakinan terhadap fundamental perseroan, langkah ini juga diharapkan dapat menopang harga saham ASII di tengah volatilitas pasar.

Lebih lanjut, perseroan mengungkapkan rencana untuk kembali melaksanakan program pembelian kembali saham yang baru. Detail pelaksanaannya akan diputuskan dan diumumkan kemudian sesuai ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang berlaku, termasuk POJK No. 13/2023 tentang kebijakan menjaga stabilitas pasar modal dalam kondisi berfluktuasi signifikan maupun POJK No. 29/2023 tentang pembelian kembali saham oleh perusahaan terbuka.

Astra International Tbk. - TradingView
_____

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Imam Islamic Centre di AS Diberondong Tembakan Setelah Buka Puasa, Pelaku Masih Buron
• 6 jam laluokezone.com
thumb
36 Murid di Cimahi Diduga Keracunan MBG, Pemkot Turun Tangan
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
Chris Hemsworth Bantah Dirinya Pensiun Perankan Karakter Thor
• 3 menit lalusuarasurabaya.net
thumb
Kebakaran Hebat Pabrik Briket Arang Ekspor di Cirebon, Kerugian Ratusan Juta Rupiah
• 16 jam lalurctiplus.com
thumb
Jadwal Imsak dan Buka Puasa 26 Februari 2026 di Jakarta dan Sekitarnya
• 13 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.