Otorita IKN Catat Investasi Swasta yang masuk Awal 2026 Capai Rp 72 Triliun

viva.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Otorittas Ibu Kota Nusantara (IKN) mencatat investasi swasta yang masuk kurang Rp72 triliun hingga awal 2026. Investasi itu untuk pembangunan di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur.

Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono mengungkapkan, investasi yang baru ditandatangani pada tahun ini, pembangunan fasilitas komersial dan layanan publik mencakup pusat perbelanjaan, kawasan kuliner, hingga fasilitas olahraga yang tersebar di wilayah pengembangan (WP) 1A dan 1C.

Baca Juga :
Perkuat Pembiayaan Berkelanjutan, Bank bjb Rilis Obligasi Keberlanjutan I Tahap II 2026
Dorong Blok Masela Segera Produksi di 2029, Purbaya Jadikan Inpex Investor Spesial

"Perkembangan investasi di IKN terus menunjukkan tren positif," ujar , ketika ditanya menyangkut investasi pembangunan IKN di Sepaku, Penajam Paser Utara, Kamis, 26 Februari 2026.

Dia menjabarkan, pembangunan tersebut dikerjakan PT Panca Karya Sentosa, PT Maxi Nusantara Raya, serta PT Borneo Berkah Abadi yang diikat dengan perjanjian kerja sama (PKS), guna mendorong berbagai investasi masuk ke IKN sekaligus menghadirkan fasilitas penunjang bagi masyarakat di kawasan ibu kota negara baru Indonesia itu.

Seluruh proyek yang dikerjakan ketiga perusahaan tersebut di WP 1A dan 1C mendukung kebutuhan harian penghuni kawasan, jelas dia, termasuk aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat yang berada di IKN.

Tercatat hingga awal 2026 sebanyak 57 perusahaan telah komitmen investasi di ibu kota negara baru Indonesia, lanjut dia, dengan nilai investasi swasta murni mencapai sekitar Rp72 triliun.

Pembangunan IKN semakin meningkat dari aspek kepercayaan masyarakat termasuk bidang usaha, serta Otorita IKN memastikan kemudahan proses perizinan dan pendampingan investor, sehingga pelaksanaan proyek dapat berjalan lebih cepat dan tepat.

Pembangunan fasilitas komersial, sosial, serta pendukung lainnya dipercepat untuk pertumbuhan ekosistem kawasan, kata Basuki Hadimuljono, menghadirkan aktivitas ekonomi sekaligus memperkuat daya tarik IKN sebagai pusat peradaban baru di Indonesia.

Kehadiran PT Maxi Nusantara Raya di IKN tidak semata orientasi pada keuntungan, timpal perwakilan investor dari PT Maxi Nusantara Raya Suni Yuwono Kusbandi, tetapi juga berperan sebagai kontributor dalam pembangunan kawasan IKN. (Ant)

Baca Juga :
Harga Perak Sempat Pecah Rekor, tapi Apakah Layak untuk Investasi Masa Depan?
Prabowo Tegaskan Kepastian Hukum di Depan Investor Global
Airlangga: Perjanjian Dagang Resiprokal Indonesia-AS cuma Fokus soal Perdagangan

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kim Jong Un Buka Peluang Damai dengan AS, Namun "Haramkan" Hubungan dengan Korsel
• 11 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Indonesia Harap Tarif 0% ke AS Tetap Berlaku Meski MA Batalkan Tarif Trump
• 4 jam lalumetrotvnews.com
thumb
BEI Buka Gembok Suspensi Saham POLI, SKBM, MYTX Mulai Hari Ini (26/2)
• 11 jam lalubisnis.com
thumb
Bertemu Raja Abdullah II, Prabowo Jelaskan Peran Indonesia di Board of Peace
• 19 jam laluidxchannel.com
thumb
Muhammad Khozin Tegaskan Ambang Batas Parlemen Harus Penuhi Proporsionalitas dan Penyederhanaan Partai
• 21 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.