DUNIA pertama kali melihatnya pada November 2022, seorang gadis remaja dengan jaket musim dingin putih, menggandeng tangan ayahnya di samping rudal balistik raksasa Hwasong-17. Kini, di awal 2026, sosok yang dikenal sebagai Kim Ju Ae tersebut bukan lagi sekadar "anak kesayangan".
Laporan intelijen terbaru mengonfirmasi perannya yang jauh lebih krusial, yakni memimpin Administrasi Rudal Korea Utara.
Langkah ini menandai babak baru dalam sejarah Dinasti Paektu. Penunjukan Ju Ae di lembaga yang mengawasi kekuatan nuklir Pyongyang menunjukkan bahwa ia sedang dipersiapkan bukan hanya sebagai simbol, melainkan sebagai praktisi kebijakan pertahanan tertinggi negara tersebut.
Baca juga : Putri Kim Jong Un Dilaporkan Pimpin Administrasi Rudal Korea Utara
Siapa Sebenarnya Kim Ju Ae?Meskipun media pemerintah Korea Utara (KCNA) tidak pernah secara resmi menyebutkan namanya, hanya menggunakan julukan "Anak yang Terhormat" atau "Anak Kesayangan", intelijen Korea Selatan meyakini ia adalah Kim Ju Ae.
Ia diperkirakan lahir sekitar tahun 2012 atau 2013, menjadikannya remaja berusia sekitar 13 hingga 14 tahun pada 2026.
Ju Ae diyakini sebagai anak kedua dari pasangan Kim Jong Un dan Ri Sol Ju. Namanya pertama kali mencuat ke publik dunia melalui mantan bintang basket NBA, Dennis Rodman, yang mengaku pernah menggendong bayi bernama "Ju Ae" saat berkunjung ke Pyongyang tahun 2013.
Baca juga : Sinyal Politik dari Pyongyang: Mampukah Putri Kim Jong Un Memimpin Korea Utara?
Peran Strategis di Administrasi RudalPada awal 2026, posisi Ju Ae dalam hierarki kekuasaan mengalami eskalasi signifikan. Berdasarkan laporan yang dihimpun dari Kongres Kesembilan Partai Buruh Korea, Ju Ae disebut bertindak sebagai direktur jenderal rudal sementara.
Meskipun secara administratif posisi tersebut masih tercatat atas nama Jang Chang-ha, secara de facto Ju Ae dilaporkan telah:
- Menerima pengarahan langsung dari jenderal-jenderal senior.
- Memberikan arahan strategis terkait pengembangan senjata.
- Memantau integrasi kecerdasan buatan (AI) dalam sistem pemandu roket multi-laras 600 mm.
Badan ini adalah jantung dari kekuatan militer Korea Utara. Mengawasi segala hal mulai dari riset hulu ledak nuklir hingga operasional peluncuran rudal balistik antarbenua (ICBM).
Mengapa Kim Ju Ae Dipilih sebagai Penerus?Para analis keamanan internasional melihat ada beberapa alasan strategis di balik penonjolan sosok Ju Ae:
1. Legitimasi Dinasti PaektuKehadirannya di lokasi peluncuran rudal menegaskan bahwa program nuklir adalah warisan keluarga yang akan terus berlanjut hingga generasi berikutnya, memastikan kelangsungan rezim.
2. Normalisasi Kepemimpinan PerempuanKorea Utara adalah masyarakat yang sangat patriarki. Memperkenalkan Ju Ae sejak dini bertujuan untuk membiasakan elit militer dan rakyat terhadap kepemimpinan perempuan di masa depan, serupa dengan peran Kim Yo Jong (bibi Ju Ae) namun dengan level otoritas yang lebih tinggi.
3. Pesan Stabilitas GlobalDengan menunjukkan penerus yang jelas, Kim Jong Un mengirim pesan kepada dunia, terutama Amerika Serikat, bahwa kebijakan nuklir Pyongyang tidak akan berubah meskipun terjadi transisi kepemimpinan di masa depan.
Garis Waktu Kemunculan Publik Kim Ju Ae- November 2022: Debut publik pertama saat peluncuran ICBM Hwasong-17.
- Februari 2023: Menghadiri perjamuan militer dan duduk di kursi utama, diapit oleh petinggi militer.
- 2024-2025: Mulai sering terlihat menggunakan pakaian formal dewasa dan berdiri di posisi protokol pemimpin tertinggi dalam inspeksi senjata.
- Februari 2026: Dilaporkan mengambil alih kendali taktis di Administrasi Rudal selama periode Kongres Partai.
Apakah Kim Ju Ae adalah anak tunggal Kim Jong Un?
Tidak. Kim Jong Un diyakini memiliki tiga anak. Ju Ae adalah anak kedua. Kakak tertuanya diyakini laki-laki, namun keberadaannya sangat tertutup dari publik.
Mengapa Kim Ju Ae lebih menonjol dibandingkan saudaranya yang lain?
Ada spekulasi bahwa Ju Ae memiliki kemiripan sifat dengan ayahnya atau dianggap memiliki kapasitas kepemimpinan yang lebih unggul. Penonjolannya di media pemerintah mengindikasikan ia adalah "pilihan utama".
Apa itu Administrasi Rudal Korea Utara?
Ini adalah badan tertinggi yang bertanggung jawab atas pengembangan, pengujian, dan operasional seluruh persenjataan rudal balistik dan nuklir Korea Utara.
Kesimpulannya, Kim Ju Ae telah bertransformasi dari seorang anak yang mendampingi ayahnya menjadi figur otoritas di pusat kekuatan militer Korea Utara. Meskipun usianya masih sangat muda, keterlibatannya dalam Administrasi Rudal menegaskan bahwa masa depan Korea Utara akan tetap berada di bawah kendali ketat Dinasti Kim. (Z-10)




