Antusiasme Tinggi, Program Hapus Tato di Kantor Wali Kota Jaksel Diserbu Warga

kompas.com
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com – Lebih dari 100 orang mengikuti program Roadshow Hapus Tato Ramadhan yang digelar Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) DKI Jakarta di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Kamis (26/2/2026).

Wali Kota Jakarta Selatan, M. Anwar, mengatakan pendaftaran program ini sebelumnya dibuka secara daring dengan kuota terbatas. Antusiasme peserta membuat kuota awal yang ditetapkan sebanyak 100 orang terlampaui.

“Pada hari ini kuota 100, tapi on the spot kalau yang datang kami tetap layani,” kata Anwar di lokasi, Kamis.

Baca juga: Hapus Tato Gratis di Jakarta Digelar Baznas DKI, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Menurut Anwar, pemerintah kota mendukung penuh kegiatan tersebut karena dinilai membantu warga yang ingin memperbaiki diri, terutama menjelang bulan Ramadhan.

Anwar mengaku mendengar langsung cerita warga yang menyesali tato yang terlanjur melekat di tubuh mereka.

“Mudah-mudahan dengan hapus tato ini, mereka mendapat hidayah ya, untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan,” kata Anwar.

Salah satu peserta yang datang tanpa mendaftar secara daring adalah anak dari Yanti (60), warga Kebayoran Lama. Yanti mengaku mengetahui informasi program tersebut dari tayangan televisi.

Awalnya, Yanti membawa anaknya ke Masjid Agung Sunda Kelapa karena mengira kegiatan masih berlangsung di sana. Namun, setibanya di lokasi, ia mendapat informasi bahwa program hapus tato di masjid tersebut telah berakhir dua hari sebelumnya.

Yanti kemudian diarahkan menuju Kantor Wali Kota Jakarta Selatan. Tanpa mencari tahu lebih jauh soal persyaratan maupun jumlah sesi tindakan, ia langsung membawa anaknya mendaftar di tempat.

Baca juga: Pesan Peserta Hapus Tato Gratis: Kalau Bisa Jangan Menatolah...

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

“Tadi saya sudah sampai ke Sunda Kelapa, karena memang berita di TV itu di Masjid Sunda Kelapa. Di sana dikasih tahu bahwa di sana sudah tutup. Dan itu, aku juga enggak nanya-nanya, berapa kali pertemuan atau syaratnya apa. Pokoknya saya jalan aja,” jelas Yanti ditemui terpisah.

Program hapus tato ini berlangsung hingga pukul 16.00 WIB. Baznas DKI Jakarta menjadwalkan kegiatan serupa berikutnya di Kantor Wali Kota Jakarta Timur pada 3 Maret 2026.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prediksi BRI Super League Borneo FC Vs Arema FC: Pesut Etam Enggan Terpeleset Lagi
• 10 jam lalubola.com
thumb
Marc Marquez Tiga Kali Kecelakaan di Buriram, Ducati Tetap Yakin The Baby Alien Kandidat Juara MotoGP 2026
• 18 jam lalutvonenews.com
thumb
Kerabat dan Tokoh Nasional Melayat ke Rumah Duka Alex Noerdin di Jaksel
• 19 jam laluokezone.com
thumb
Merendah Meski Difavoritkan Juara, Marco Bezzecchi Sebut Dua Nama Pembalap yang Diwaspadai di MotoGP 2026
• 11 jam lalutvonenews.com
thumb
Kelola Sampah Perkotaan, Mendagri: Perlu Strategi dan Leadership yang Kuat
• 23 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.