Bapanas Klaim Harga Cabai Rawit Melandai usai Intervensi Pasokan

bisnis.com
3 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengklaim harga komoditas cabai rawit merah mulai menurun pada pekan pertama Ramadan 2026 usai pemerintah melakukan intervensi pasokan.

Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas I Gusti Ketut Astawa menyampaikan bahwa harga cabai rawit merah mengalami kenaikan cukup signifikan dalam beberapa hari terakhir.

Pihaknya pun melakukan intervensi dengan mendorong pasokan cabai rawit hingga 10,9 ton sepanjang 19 Februari—24 Februari 2026, khususnya ke Pasar Induk Kramat Jati (PIKJ).

“Total pasokan di Pasar Induk Kramat Jati pada 23 Februari mencapai 16 ton atau meningkat 45,45% dibanding hari sebelumnya, dan tercatat mendorong koreksi harga sebesar 22,22% menjadi Rp 70.000 per kilogram,” kata Ketut dalam keterangannya, Kamis (26/2/2026).

Menurutnya, langkah intervensi ini dilakukan Bapanas bersama dengan petani unggulan binaan Kementerian Pertanian (Kementan) di berbagai daerah sentra produksi cabai.

Usai mengumpulkan pasokan dari daerah sentra cabai, Bapanas pun mengirimkan pasokan yang ada ke PIKJ melalui skema fasilitas distribusi pangan.

Baca Juga

  • Harga Cabai Rawit Masih Tinggi, Sekda Jabar: Masih Batas Normal
  • Harga Pangan Hari Ini 24 Februari: Harga Telur, Daging Ayam & Cabai Rawit Melambung
  • Harga Cabai Rawit Naik di Awal Ramadan, Tertinggi Tembus Rp200.000 per Kg

“Oleh karena itu, harapan kita dalam beberapa hari ini, harga cabai sudah mulai turun,” pungkasnya. 

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat harga cabai rawit mengalami lonjakan hingga mencapai Rp68.928 per kilogram pada pekan ketiga Februari 2026. Jumlah itu naik 19,89% dari Rp57.492 per kilogram pada Januari 2026.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono mengatakan, rata-rata harga cabai rawit berada di atas harga acuan penjualan (HAP) Rp40.000–57.000 per kilogram, seiring banyak daerah yang menunjukkan kenaikan indeks perkembangan harga (IPH).

“Kalau kita cermati, cabai rawit yang mengalami peningkatan IPH itu pada 59,44% wilayah di Indonesia. Jadi, hampir lebih dari setengah wilayah di Indonesia mengalami peningkatan cabai rawit,” kata Ateng dalam rapat koordinasi pengendalian inflasi yang disiarkan di YouTube Kemendagri, Senin (23/2/2026).


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Casemiro tertarik gabung Milan untuk reuni dengan Modric
• 16 jam laluantaranews.com
thumb
Rekap Hasil Liga Champions 2025-2026: Juventus Susul Inter Milan, Real Madrid dan PSG Lolos ke 16 Besar
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
Persaingan Dompet Digital Makin Ketat, Siapa yang Paling Unggul?
• 21 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Usai Tersingkir di Liga Champions, Juventus Pertimbangkan Pulangkan Kiper Timnas Indonesia Emil Audero ke Turin
• 9 jam laluharianfajar
thumb
German Open 2026: Menang Meyakinkan Staright Game, Apri/Lanny Lolos ke Ronde Kedua
• 20 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.