JAKARTA, KOMPAS.com - Suku Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan (Sudin Citata) Jakarta Timur memberi waktu satu hari kepada pengelola lapangan padel di Pulomas, Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur untuk mengeluarkan barang-barang.
Kepala Sudin Citata Jakarta Timur Wiwit Djalu Adji mengatakan, penyegelan permanen dilakukan setelah proses pengosongan selesai.
"Sehingga kita kasih kesempatan satu hari untuk melakukan pembersihan di dalam. Besok baru kita lakukan penyegelan terhadap permanennya," kata Kepala Sudin Citata Jakarta Timur, Wiwit Djalu Adji di Pulomas, Kamis (26/2/2026).
Baca juga: Lapangan Padel Pulomas Disegel Permanen sebab Tak Sesuai Izin
Meski demikian, petugas tetap memasang papan segel di bangunan tersebut sebagai penanda bahwa bangunan ditutup.
"Jadi hari ini kita lakukan pasang papannya supaya teman-teman semua tahu bahwa ini bangunan kita akan segel tetap," jelas Wiwit.
Ia menegaskan, saat ini pihaknya belum masuk tahap pembongkaran dan masih berada pada proses penyegelan.
"Kalau pembongkaran, kita lihat bahwa ini kan PBG-nya masih ada. Ya. Kemudian juga tanpa SLF. Jadi sementara ini kita lakukan segel tetap dulu," tutur Wiwit.
"Kita sedang melakukan konsep penyusunan kembali, karena padel enggak cuma satu. Ya. Ada banyak padel di P-U-B-S-T (Pusat, Utara, Barat, Selatan, Timur). Ya. Jadi itu nanti kita sedang konsepkan aturan-aturan baik perizinannya kembali maupun penindakannya," ungkap Wiwit.
Sebelumnya, Sudin Citata Jakarta Timur menyegel lapangan padel di Pulomas, Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, Kamis (26/2/2026) siang.
Baca juga: Banyak Lapangan Padel Tak Berizin, Pegiat: Harus Berani Boikot!
Lapangan padel yang berdiri di tengah permukiman itu sudah berbulan-bulan diprotes warga.
Pantauan Kompas.com di lokasi, penyegelan dilakukan tim Sudin Citata didampingi Satpol PP, Camat Pulogadung Syafrudin Chandra, serta Lurah Kayu Putih Tuti Sugihastuti.
Setibanya di lokasi, tim Sudin Citata menemui petugas keamanan lapangan padel untuk menjelaskan maksud kedatangan mereka, sekaligus meminta pemilik lapangan hadir.
Tak lama, pemilik lapangan datang dan langsung berkoordinasi dengan petugas.
Pemilik bersama tim Sudin Citata kemudian masuk ke area lapangan untuk melakukan penyegelan bagian dalam serta memasang garis pembatas.