Pasar Modal Syariah RI Cetak Rekor ATH dan Kalahkan Indeks Global

wartaekonomi.co.id
5 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pasar modal syariah Indonesia mencatatkan kinerja positif sepanjang 2025. Capaian tersebut tercermin dari pertumbuhan signifikan jumlah investor, peningkatan aktivitas transaksi, serta penguatan kinerja indeks saham syariah.

Kepala Divisi Pasar Modal Syariah Irwan Abdalloh mengatakan jumlah investor syariah sepanjang 2025 menembus 217.157, atau meningkat 28% secara year-on-year (YoY). Adapun nilai transaksi pada tahun lalu mencapai Rp11,2 triliun.

“Pertama, jumlah investor. Pencapaian kita di 2025 itu merupakan penambahan paling tinggi selama 15 tahun kebangkitan pasar modal syariah Indonesia dari sejak tahun 2011,” ujar Irwan dalam diskusi Pasar Modal Syariah: Menuju 15 Tahun Kebangkitan Pasar Modal Syariah Indonesia, Kamis (26/2/2026).

Baca Juga: Pangsa Ekonomi Syariah RI Baru 40%, Ma'ruf Amin Targetkan Naik 75%

Tak hanya dari sisi kuantitas, kualitas keterlibatan investor sepanjang 2025 juga meningkat tajam. Jumlah investor aktif tercatat sebanyak 43.135, atau tumbuh 34% secara tahunan (year-on-year), dengan frekuensi transaksi mencapai 30,6 miliar saham.

“Yang aktifnya juga demikian, tumbuh 34% kalau kita patokannya year-on-year. Demikian juga dengan kinerja transaksi,” jelasnya.

Pertumbuhan tersebut turut tercermin pada kinerja Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) yang berada di level 308.607. Sepanjang 2025, ISSI mencatat pertumbuhan sebesar 43% dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp8.972 triliun.

Angka tersebut, kata Irwan, tidak hanya mencerminkan penguatan domestik, tetapi juga menempatkan Indonesia pada posisi strategis di tingkat global.

“Tahun kemarin itu ISSE mengalahkan 5 besar indeks syariah global lainnya. Itu 43%. Tertinggi di beberapa indeks syariah global yang sering jadikan rujukan di Islamic Finance,” ujarnya.

Baca Juga: OJK Ungkap Biang Kerok Asuransi Syariah Mandek

Irwan menyebut kinerja pasar modal syariah sepanjang 2025 sebagai capaian All-Time High (ATH) bagi industri keuangan syariah nasional.

“Dan bisa jadi 2025 ini salah satu yang kalau anak-anak investor muda sekarang bilang ATH,” pungkasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
FKPPAI Kecam Aksi Anarkis Mahasiswa di Jogja: Dosa dan Melanggar Syariat, Bisa Dipidana!
• 22 jam laludisway.id
thumb
Indonesia Minta Uni Eropa Patuhi Putusan WTO agar Akses Pasar Sawit Pulih
• 13 jam lalukatadata.co.id
thumb
Pentingnya pariwisata berkelanjutan agar RI berdaya saing global
• 13 jam laluantaranews.com
thumb
Warga Jakarta dengan Luas Rumah di Bawah 70 Meter Bisa Dapat Toren Gratis dari PAM JAYA
• 18 jam lalusuara.com
thumb
Reli Terhadang Resistensi, Begini Harga Bitcoin (BTC) Hari Ini (26/2)
• 16 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.