Penulis: Agus M Hakim
TVRINews, Way Kanan
Aksi nekat dilakukan delapan tahanan Rumah Tahanan (Rutan) Mapolres Way Kanan, Lampung, yang kabur pada Minggu dini hari, 22 Februari 2026, setelah menjebol plafon dan memotong penghalang sel menggunakan gergaji besi. Dari delapan orang tersebut, tiga telah berhasil ditangkap, sementara lima lainnya masih dalam pengejaran.
Tim gabungan dari Polda Lampung dan Polres Way Kanan langsung bergerak cepat melakukan pengejaran usai peristiwa itu terungkap.
Kapolres Way Kanan, Didik Kurnianto, mengatakan tiga tahanan yang berhasil diamankan masing-masing berinisial HR, SR, dan SM. Ketiganya ditangkap di lokasi berbeda dalam waktu kurang dari 24 jam setelah kabur.
“Saat ini kami bersama jajaran Polda Lampung masih melakukan pengejaran terhadap lima tahanan yang kabur. Kami tidak akan berhenti sampai semuanya berhasil diamankan,” tegas AKBP Didik Kurnianto, Rabu, 25 Februari 2026.
Selain menangkap tiga tahanan, polisi juga mengamankan seorang penjaga kantin yang diduga terlibat membantu pelarian dengan memasukkan gergaji besi ke dalam sel tahanan.
“Kami juga telah mengamankan seorang penjaga kantin yang diduga berperan memasukkan alat berupa gergaji besi ke dalam rutan. Yang bersangkutan masih dalam pemeriksaan,” jelasnya.
Diketahui, delapan tahanan tersebut merupakan tersangka kasus narkoba serta tindak pidana umum seperti pencurian dan penggelapan.
Kapolres turut mengimbau para tahanan yang masih buron agar segera menyerahkan diri. Ia juga meminta keluarga dan masyarakat untuk proaktif memberikan informasi apabila mengetahui keberadaan para pelaku.
“Kami mengimbau kepada para tahanan yang masih melarikan diri agar segera menyerahkan diri. Kepada keluarga dan masyarakat yang mengetahui keberadaan mereka, segera laporkan kepada pihak kepolisian,” ujarnya.
Sementara itu, Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Lampung tengah menyelidiki dugaan kelalaian anggota yang bertugas saat kejadian berlangsung.
Polisi memastikan proses pengejaran akan terus dilakukan secara intensif hingga seluruh tahanan yang kabur berhasil ditangkap kembali.
Editor: Redaksi TVRINews





