Dokter Tirta Jelaskan Risiko Makan Banyak saat Sahur, Malah Bisa Bikin Gerd!

viva.co.id
14 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Banyak orang berpikir semakin banyak makan saat sahur, maka semakin kuat pula menjalani puasa seharian. Logikanya sederhana, perut diisi penuh agar tidak cepat lapar. Tapi benarkah cara ini efektif? Dokter Tirta memberikan penjelasan yang cukup mengejutkan.

Benarkah pada saat sahur makan dengan porsi yang besar itu bisa mencegah rasa lapar sepanjang hari? Ini penjelasan lengkapnya. Disebut Dokter Tirta bahwa itu justru bisa menyebabkan mual, muntah, bahkan sampai gerd. 

Baca Juga :
Dokter Tirta Jelaskan Efek Berbuka Puasa Selalu Pakai Gorengan, Ini Risikonya!
Cuaca Ekstrem Melanda, Zohran Mamdani Sahur Bersama Petugas Layanan Publik New York City

“Karena lambungmu tuh segini (kecil), Bro. Terus dikasih makanan nyaris full. Itu (bisa) tahan tapi gerd,” kata Dokter Tirta yang dikutip dari YouTube pada Jumat, 27 Februari 2026. 

Artinya, kapasitas lambung manusia sebenarnya terbatas. Ketika dipaksa menerima makanan dalam jumlah besar sekaligus, lambung akan bekerja lebih keras. Akibatnya, asam lambung bisa naik dan memicu rasa tidak nyaman seperti mual, perut begah, hingga gejala GERD (gastroesophageal reflux disease).

Alih-alih membuat kenyang lebih lama, makan berlebihan saat sahur justru bisa membuat tubuh tidak nyaman sepanjang hari. Perut terasa penuh, dada panas, bahkan bisa memicu muntah. Kondisi ini tentu mengganggu ibadah puasa.

Dokter Tirta pun menyarankan agar sahur dilakukan dengan porsi yang cukup, bukan berlebihan. I

“Makan secukupnya. Tubuh itu bisa bertahan bahkan tanpa makan selama 4 hari. Tapi kalau nggak minum itu berat. Karena 2/3 komposisi tubuh manusia tersusun dari air. Jadi kamu kalau sahur secukupnya tuh bisa hidup. Nggak akan kurus,” jelasnya. 

Selain itu, ia juga mengingatkan agar tidak menjadikan Ramadan sebagai ajang “balas dendam” makan. 

“Dan jangan gunakan ini sebagai event balas dendam makan. Sahur makan dikit, oke buka puasanya (banyak),” tandasnya. 

Makan banyak saat sahur tidak menjamin tahan lapar seharian. Justru makan secukupnya, memilih makanan bernutrisi, dan menjaga hidrasi adalah kunci agar puasa tetap nyaman dan tubuh tetap sehat.

Baca Juga :
Tidur Siang Bisa Bantu Hemat Energi saat Puasa? Ini Penjelasan Dokter Tirta
Sahur Aman untuk Pasien Diabetes Begini Cara Olah Nasi agar Gula Tak Melonjak
Benarkah Tidur Setelah Sahur Bikin Gemuk? Ini Penjelasan Lengkap Dokter Tirta

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Video: Sumpah Trump Untuk Iran
• 21 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Mahfud MD Bangga dengan Ketua BEM UGM karena Berani Kritik Pemerintah
• 4 jam lalukompas.com
thumb
Tol Japek II Selatan Dibuka Fungsional untuk Arus Balik 2026, Sadang-Setu Gratis!
• 11 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Buruh Pabrik Jadi Korban Begal di Karawang, Luka Parah di Leher
• 30 menit lalurctiplus.com
thumb
Diungkap Mediator, Beginilah Hasil Negosiasi Terbaru Iran dan Amerika Serikat (AS)
• 9 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.