Jakarta: Presiden Prabowo Subianto berkunjung ke Istana Qasr Al Bahr, Abu Dhabi, Persatuan Uni Emirat Arab (PEA) pada Kamis, 27 Februari 2026, waktu setempat. Presiden PEA Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan (MBZ) yang juga pimpinan Abu Dhabi mengajak enam rulers atau pemimpin Emirat lainnya untuk menerima Kepala Negara.
Dikutip dari Antara, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, menuturkan Presiden Prabowo mendapat sambutan kehormatan duduk bersama tujuh pimpinan Emirat. Seharusnya pertemuan tujuh pemimpin Emirat ini dilaksanakan satu tahun sekali.
Ketujuh pimpinan tersebut adalah Emir Abu Dhabi sekaligus Presiden PEA, Emir Dubai sekaligus Perdana Menteri PEA, serta Emir Sharjah, Emir Ajman, Emir Umm Al Quwain, Emir Ras Al Khaimah, dan Emir Fujairah.
Rangkaian pertemuan dilanjutkan dengan iftar atau berbuka puasa bersama. Kemudian, para pemimpin tersebut melaksanakan Shalat Maghrib berjamaah bersama rombongan.
Baca Juga :
Presiden Prabowo dan Presiden UEA MBZ Perkuat Kemitraan StrategisPertemuan ini menegaskan komitmen kedua negara dalam memperdalam kolaborasi yang saling menguntungkan dan berorientasi jangka panjang.
Presiden Prabowo Subianto dan Presiden UEA Mohammed bin Zayed Al Nahyan (MBZ). Foto: Antara/HO-Setpres.
Pertemuan kedua Presiden ini memiliki makna istimewa karena tahun 2026 ini merupakan 50 tahun hubungan diplomatik Indonesia dengan PEA.
Setengah abad kemitraan tersebut menjadi fondasi kokoh bagi kedua negara untuk membuka babak baru kerja sama strategis yang lebih luas, lebih dalam dan lebih berdampak bagi kesejahteraan rakyat kedua bangsa.
Turut hadir mendampingi Presiden Prabowo adalah Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Duta Besar RI untuk PEA Judha Nugraha.
Sementara Presiden MBZ didampingi oleh Wakil Ketua Mahkamah Kepresidenan Hamdan bin Mohamed Al Nahyan, Penasihat Mahkamah Kepresidenan Mohamed bin Hamad Al Nahyan, Penasihat Urusan Strategis Ahmed Al Mazrouei, Menteri Energi dan Infrastruktur Suhail Al Mazrouei, serta Duta Besar PEA untuk Indonesia Abdulla Salem Obaid Salem Al Dhaheri.



