Pakistan Balas Serangan Afghanistan Lewat Serangan Udara

tvrinews.com
9 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Fityan

TVRINews-Kabul

Eskalasi di Perbatasan Durand Mengancam Gencatan Senjata Mediasi Qatar

Ketegangan di wilayah perbatasan Asia Selatan mencapai titik didih baru setelah Pakistan melancarkan serangkaian serangan udara ke ibu kota Afghanistan, Kabul, serta dua provinsi lainnya pada Jumat 27 Februari 2026 pagi waktu setempat. 

Langkah ini diambil Islamabad hanya beberapa jam setelah pasukan Afghanistan meluncurkan serangan lintas batas terhadap pasukan penjaga perbatasan Pakistan.

Eskalasi kekerasan ini menandakan rapuhnya kesepakatan gencatan senjata yang sebelumnya dimediasi oleh Qatar. 

Menurut laporan juru bicara pemerintah Afghanistan, ledakan terdengar di setidaknya tiga titik di Kabul, meski rincian mengenai lokasi spesifik dan jumlah korban jiwa masih dalam tahap verifikasi.

Respons "Setimpal" dari Islamabad

Menteri Dalam Negeri Pakistan, Mohsin Naqvi, menegaskan bahwa tindakan militer tersebut merupakan jawaban langsung atas provokasi bersenjata dari pihak Taliban.

"Angkatan bersenjata Pakistan telah memberikan respons yang setimpal terhadap agresi terbuka dari Taliban Afghanistan," ujar Naqvi pada Jumat.

Pernyataan tersebut merujuk pada serangan pasukan Afghanistan yang terjadi Kamis malam, yang diklaim pihak Taliban sebagai aksi balasan atas serangan udara mematikan Pakistan di wilayah perbatasan pada hari Minggu sebelumnya.

Selain Kabul, juru bicara pemerintah Afghanistan, Zabihullah Mujahid, melaporkan bahwa serangan udara Pakistan juga menyasar wilayah Kandahar di selatan serta Provinsi Paktian di tenggara.

Saling Klaim Korban dan Kerugian

Terdapat perbedaan signifikan dalam laporan kerugian dari kedua belah pihak, sebuah dinamika yang lazim terjadi dalam konflik perbatasan di sepanjang Garis Durand sepanjang 2.611 kilometer tersebut.

•    Pihak Afghanistan: Kementerian Pertahanan Afghanistan mengklaim telah menewaskan 55 tentara Pakistan, menghancurkan 19 pos militer, dan menangkap beberapa personel hidup-hidup. Mereka mengakui kehilangan delapan personel dan 11 lainnya luka-luka.

•     Pihak Pakistan: Menteri Informasi Pakistan, Attaullah Tarar, membantah angka tersebut dan menyatakan hanya dua prajurit Pakistan yang gugur, sementara di pihak Afghanistan terdapat 36 pejuang yang tewas. Juru bicara Perdana Menteri Shehbaz Sharif, Mosharraf Ali Zaidi, juga dengan tegas membantah adanya tentara Pakistan yang ditawan.

*Dampak Kemanusiaan di Garis Depan*

Konflik ini memicu gelombang pengungsian baru. Di gerbang perbatasan Torkham, otoritas Afghanistan mulai mengevakuasi kamp pengungsi setelah serangan rudal melukai 13 warga sipil, termasuk perempuan dan anak-anak.

Di sisi lain perbatasan, warga sipil Pakistan juga dilaporkan meninggalkan desa-desa mereka setelah mortir yang ditembakkan dari arah Afghanistan mulai mendarat di pemukiman warga.

"Pakistan akan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk memastikan integritas teritorial serta keselamatan dan keamanan warga negaranya," tegas Kementerian Informasi Pakistan melalui pernyataan resmi di media sosial X.

Hubungan kedua negara bertetangga ini terus memburuk sejak akhir 2023, dipicu oleh sengketa perbatasan dan tindakan keras Pakistan terhadap imigran lintas batas. 

Meski beberapa putaran pembicaraan damai telah dilakukan di Qatar, absennya kesepakatan formal membuat stabilitas di kawasan ini tetap berada dalam kondisi yang sangat rentan.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tips Tetap Tenang saat Puasa meski Banyak Kabar Huru-Hara
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Buka Puasa Bersama Elemen Bangsa, Kapolri Ajak Jaga Persatuan Demi Asta Cita
• 22 jam laluokezone.com
thumb
Jadwal Blockbuster Sahur Movies Trans TV Minggu Ini: 26 Februari - 1 Maret 2026
• 22 jam lalubeautynesia.id
thumb
Sinopsis dan Daftar Pemain Filosofi Teras, Adaptasi Buku Populer
• 10 jam lalumedcom.id
thumb
Riefky: Bazar Ramadan Jadi Bukti Ekraf Mampu Gerakkan Ekonomi Daerah
• 18 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.