Diagnos (DGNS) Akan Private Placement Terbitkan 125 Juta Saham Baru

bisnis.com
6 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA – PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk. (DGNS) berencana melakukan aksi penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement sebanyak 125 juta saham.

Berdasarkan prospektus, emiten berkode saham DGNS ini akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 125 juta saham atau 10% dari jumlah saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh.

Saham yang akan diterbitkan itu merupakan saham atas nama dengan nilai nominal Rp25. Setidaknya, DGNS akan mengantongi dana segar sebanyak-banyaknya Rp3,12 miliar dalam aksi korporasi ini.

Baca Juga : Daftar 10 Saham Top Losers saat IHSG Turun 0,32% Hari Ini, Ada BTEK, NETV & DGNS

Sementara itu, harga pelaksanaan private placement adalah paling sedikit 90% dari rata-rata harga penutupan saham perseroan selama 25 hari bursa berturut-turut.

Manajemen DGNS menjelaskan private placement ini merupakan bagian dari upaya memperkuat struktur permodalan dan meningkatkan fleksibilitas keuangan perseroan.

"Penguatan struktur modal ini diharapkan dapat meningkatkan daya tahan Perseroan terhadap dinamika industri serta mendukung strategi pertumbuhan yang berkelanjutan," tulis DGNS, dikutip Jumat (27/2/2026).

Dana yang dihimpun lewat PMTHMETD ini akan digunakan untuk pengembangan usaha DGNS dalam bentuk modal kerja, penambahan gerai, pembelian saham dan/atau aset, serta penyertaan saham pada satu atau lebih perusahaan di industri yang relevan.

Adapun, periode pelaksanaan private placement (PMTHMETD) ini memiliki jangka waktu dua tahun sejak tanggal RUPSLB yang akan diselenggarakan 6 April 2026.

Lebih lanjut, pemegang saham eksisting DGNS akan mengalami dilusi (penurunan) kepemilikan saham sebesar 9,09% dengan adanya aksi korporasi private placement ini.

Adapun, saham DGNS dimiliki oleh PT Bunda Investama Indonesia sebanyak 38,80%, PT Bundamedik Tbk. sebanyak 41,20%, dan masyarakat sebanyak 20%.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Geger! 2 Jasad Perempuan Terbakar Ditemukan di Jombang, Diduga Ibu dan Anak | BERUT
• 17 jam lalukompas.tv
thumb
Hari Ini Sebagian Besar Jatim Berpotensi Hujan Mulai Ringan hingga Deras, Cek Wilayahnya
• 7 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Presiden Israel Telepon Zelensky, Prihatin Nasib Ukraina Atas Invasi Rusia
• 15 jam laludetik.com
thumb
Saham Emerging Markets Bangkit, Lampaui S&P500
• 2 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Tatap 4 Besar! Ketika Persebaya Surabaya Dapat Dukungan Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung
• 16 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.