JAKARTA, KOMPAS.com - Dokter Pejaten Shelter, Susana Somali meminta masyarakat tidak membuang anjing dan mencari solusi lain yang dinilai lebih aman.
Imbauan ini muncul setelah Pejaten Shelter menerima anjing yang dibuang di Tol Depok-Antasari (Desari) dekat GT Brigif pada Selasa (17/2/2026) siang.
"Kita sudah berusaha meminimalkan pembuangan hewan. Telepon yang masuk ke Pejaten Shelter itu sudah banyak, walaupun selalu susah dihubungi karena memang banyak telepon masuk. Tolong jangan buang anjing," ucap Susana saat dihubungi Kompas.com, Kamis (26/2/2026).
Baca juga: Anjing Dibuang ke Tol Brigif, Ditemukan dalam Kondisi Mata dan Hidung Berdarah
Selama ini, Pejaten Shelter telah mengupayakan lewat pembantuan sterilisasi dan vaksin terhadap anjing atau kucing.
Langkah ini dipercayai bisa menekan kasus pembuangan hewan karena warga bisa kembali memelihara tanpa khawatir adanya proses berkembang biak.
Setidaknya, warga bisa mencari atau menawarkan solusi lain yang lebih aman bagi para hewan selain dibuang.
"Penampungan bukan satu-satunya solusi. Kita sudah bantu vaksin, kita bantu steril. Jadi jangan buang dan yang sudah ada di Pejaten Shelter tolong disupport dari segi pakannya," ungkap Susana.
Baca juga: Pejaten Shelter Catat 365 Laporan Anjing Dibuang dalam Setahun
Setidaknya, Pejaten Shelter menerima satu laporan dalam sehari terkait anjing dibuang.
Laporan itu paling banyak terjadi di ruas jalan tol, yang sebenarnya sulit untuk animal shelter melakukan proses penyelamatan.
Sedangkan jumlah adopsi di Pejaten Shelter hanya sekali dalam sebulan.
Angka ini tidak sebanding sehingga kapasitas penampungan juga telah melampaui batas.
"Setiap hari satu laporan. Berarti kalau 365 hari dalam satu tahun, yang masuk 365. Itu kalau baru satu laporan ya," terang Susi.
Oleh karena itu, Pejaten Shelter melihat adanya keperluan lahan baru di luar DKI Jakarta yang bisa dipergunakan sebagai tempat penampungan anjing liar.
"Butuh lahan lain kalau ada yang di luar DKI tapi masih terafiliasi, terjangkau. Kita harus mulai dari nol itu karena kita bikin kandangnya juga otodidak kan," tutur Susana.
Anjing Dibuang di TolTerlepas dari hal itu, Susana mengonfirmasi telah menerima anjing yang dilaporkan dibuang di tol Depok-Antasari (Desari) dekat GT Brigif.
Baca juga: Dikira Kambing, Anjing Afghan Hound Lepas di Jalan Daan Mogot




