Hadir menerima penghargaan, Direktur Utama Bank BPD Bali, Bapak I. Nyoman Sudharma, S.H., M.H., dan didampingi Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan, Bapak Sanjaya Caesar, S.H., M.H.
Baca juga: Indonesia Top Achievements of the Year 2026, Perayaan Keberanian pada Inovasi dan Transformasi
Penghargaan ini menjadi pengakuan nasional atas peran strategis BPD Bali dalam memperluas akses keuangan dan memperkuat daya saing UMKM sebagai tulang punggung ekonomi daerah. Diakui atas Inklusi Keuangan dan Pemberdayaan Nyata Dewan juri ITAY menilai Bank BPD Bali konsisten menempatkan sektor UMKM sebagai prioritas utama bisnis dan pembangunan daerah.
Beberapa indikator utama yang menjadi dasar penghargaan antara lain:
- Porsi kredit UMKM yang signifikan dari total portofolio pembiayaan
- Dukungan pembiayaan bagi sektor produktif lokal seperti pariwisata, perdagangan, dan pertanian
- Program literasi keuangan dan pendampingan UMKM
- Digitalisasi layanan perbankan untuk mempermudah akses pembiayaan
- Komitmen menjaga kesehatan bank dengan prinsip kehati-hatian (prudential banking)
Strategi tersebut dinilai tidak hanya memperluas akses modal, tetapi juga mendorong transformasi dan keberlanjutan usaha lokal di Bali. Apresiasi Tokoh Nasional Acara ITAY 2026 dibuka oleh Suryopratomo, Komisaris Metro TV, serta dihadiri tokoh nasional, pimpinan BUMN/BUMD, regulator, dan pelaku industri keuangan.
Dalam penilaian dewan juri, salah satu dewan juri Prof. Dr. Martani Huseini, DEA., menyampaikan:
“Inklusi keuangan adalah fondasi pemerataan ekonomi. Bank BPD Bali menunjukkan bagaimana bank daerah dapat menjadi motor pemberdayaan UMKM secara berkelanjutan.”
Founder ITAY, Arief Hidayat Thamrin, menambahkan:
“Penghargaan ini diberikan kepada institusi yang tidak hanya menyalurkan kredit, tetapi juga membangun ekosistem pemberdayaan. Bank BPD Bali berhasil memadukan pembiayaan, pendampingan, dan transformasi digital.” Penjurian Independen dan Kredibel Penghargaan ITAY 2026 ditetapkan melalui proses seleksi dan penilaian independen oleh dewan juri yang terdiri dari:
Prof. Dr. Ricardi S. Adnan
Dr. Hifni Alifahmi, M.Si.
Prof. Dr. apt. Zilhadia, M.Si.
Prof. Dr. Martani Huseini, DEA
Arief Suditomo, S.H., M.A.
Penilaian mengacu pada lima kriteria utama: Prestasi, Inovasi, Transformasi, Kompetensi Inti, dan Kontribusi, dengan pendekatan berbasis data dan dampak ekonomi nyata.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SAW)





