Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun berharap publik bisa menjaga perasaan warga terdampak bencana di momen Ramadan hingga Idul Fitri nantinya. Misbakhun menyoroti masyarakat yang masih berada di pengungsian selama bulan Ramadan ini.
"Kita harus bisa menjaga perasaan saudara-saudara kita di wilayah bencana. Karena ini adalah bulan suci Ramadan dan emosional mereka pasti akan berubah. Apalagi di bulan Lebaran, itu mereka masih di daerah wilayah penampungan atau pengungsian," kata Misbakhun dalam acara Inspirasi Bulan Suci yang diselenggarakan detikcom, Kamis (26/2/2026).
Ia meminta pasokan kebutuhan masyarakat terdampak jangan sampai terganggu. Ia berharap dana darurat kebencanaan juga tersalurkan dengan baik.
"Dan kita harus menghormati dan menjaga mereka, jangan sampai kemudian mereka menjadi terganggu pasokan, kebutuhan, dan selainnya. Dan wilayah-wilayah yang direhabilitasi ini kan masih sekarang masih berjalan. Dan kita ingin memastikan kehadiran negara melalui dana darurat kebencanaan supaya mereka merasakan," kata Misbakhun.
Politikus Golkar ini mengatakan negara juga harus memikirkan petugas yang berada di wilayah bencana. Ia ingin kebutuhan petugas TNI hingga Polri yang tengah merehabilitasi wilayah terdampak juga terjaga.
"Termasuk kepada siapa? Kepada petugas-petugas penanggulangan bencana yang masih bertugas. TNI, Polri yang masih bertugas di sana. Mereka juga orang yang sedang menjalankan tugas negara, merehabilitasi wilayah bencana, dari wilayah PU dan sebagainya, untuk apa?" tutur Misbakhun.
"Dijaga. Dijaga bahwa, misalnya mereka shift tugasnya, kebutuhan mereka, jangan sampai mereka kemudian sedang menjalankan tugas di wilayah bencana tapi kemudian mereka sendiri yang tidak bisa menjaga silaturahmi dengan keluarganya dan sebagainya, kebutuhan hidupnya tercukupi. Lah ini yang juga kita ingin memastikan di sana," imbuhnya.
(dwr/dhn)





