Prabowo Subianto tiba di Indonesia pada Jumat (27/2) pagi setelah hampir dua pekan melakukan lawatan ke luar negeri sejak Senin (16/2).
Prabowo mendarat di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, menggunakan pesawat kepresidenan. Kedatangannya disambut hujan deras.
Begitu turun dari pesawat dengan mengenakan pakaian safari, Prabowo disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Turut menyambut Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.
Agenda di Amerika SerikatDalam lawatannya, Prabowo mengunjungi Amerika Serikat untuk menghadiri agenda Board of Peace di Washington DC dan bertemu Presiden AS, Donald Trump.
Dalam pertemuan tersebut, Indonesia menegaskan dukungan terhadap upaya perdamaian Palestina. Kedua negara juga menandatangani Agreement on Reciprocal Trade (ART) yang membuka tarif 0 persen bagi 1.819 produk Indonesia di pasar AS, termasuk komoditas sawit dan kopi.
Kerja Sama Teknologi di InggrisUsai dari AS, Prabowo melanjutkan kunjungan ke Inggris. Di London, ia menyaksikan penandatanganan kerja sama antara Badan Pengelola Investasi Danantara Indonesia (BPI Danantara) dengan perusahaan teknologi Arm Limited.
Kerja sama tersebut ditujukan untuk mempercepat penguasaan teknologi strategis di Indonesia.
Pertemuan dengan Raja YordaniaDari Inggris, Prabowo bertolak ke Amman, Yordania, untuk bertemu Raja Abdullah II of Jordan.
Pertemuan bilateral itu membahas penguatan koordinasi dalam merespons krisis kemanusiaan di Palestina, khususnya di Gaza dan Tepi Barat. Prabowo juga menegaskan keterlibatan Indonesia dalam Dewan Perdamaian sebagai bagian dari kontribusi aktif terhadap penyelesaian konflik di Timur Tengah.
Pererat Kemitraan dengan UEASebelum kembali ke Tanah Air, Prabowo mengunjungi Uni Emirat Arab dan bertemu Presiden Mohammed bin Zayed Al Nahyan di Abu Dhabi.
Pertemuan tersebut membahas penguatan kemitraan strategis, termasuk kerja sama di bidang energi, investasi, dan ekonomi.





