Bapanas Sebut Beras SPHP dan Minyakita Jadi Tumpuan Warga Papua Selama Ramadan

idxchannel.com
5 jam lalu
Cover Berita

Upaya menjaga kestabilan harga dan ketersediaan stok pangan ini seiring berlangsungnya momen Ramadan yang diikuti Idulfitri 2026.

Bapanas Sebut Beras SPHP dan Minyakita Jadi Tumpuan Warga Papua Selama Ramadan (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel  - Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan stabilisasi pasokan dan harga pangan di wilayah kepulauan Papua melalui optimalisasi distribusi beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dan minyak goreng rakyat MinyaKita. 

Upaya menjaga kestabilan harga dan ketersediaan stok pangan ini seiring berlangsungnya momen Ramadan yang diikuti Idulfitri 2026.

Baca Juga:
Jumlah Sekolah Swasta Gratis di Jakarta Bakal Bertambah Mulai Juli 2026

Direktur Kewaspadaan Pangan Bapanas, Nita Yulianis, menekankan soal sinergi antara pemerintah daerah, perangkat daerah terkait, Perum Bulog dan aparat penegak hukum untuk memastikan ketersediaan pangan dan stabilitas harga, khususnya pada periode meningkatnya kebutuhan masyarakat. 

Hal ini sejalan dengan mandat SK Kepala Badan Pangan Nasional Tahun 2026 tentang Satgas Saber, di mana setiap pemangku kepentingan bertanggung jawab atas pasokan dan stabilnya harga pangan di pasaran.

Baca Juga:
Harga Komoditas Pangan Stabil pada Hari Keenam Ramadan

Nita lantas mendorong peningkatan kemitraan pemasok lokal dengan Bulog dalam penyediaan beras SPHP dan distribusi Minyakita agar harga tetap sesuai ketentuan pemerintah serta mengantisipasi tambahan kebutuhan pangan melalui penguatan neraca pangan daerah dan produksi lokal, termasuk di Tanah Papua.

“Optimalisasi distribusi SPHP dan Minyakita menjadi instrumen utama pemerintah dalam menahan laju kenaikan harga pangan strategis di wilayah kepulauan, sehingga masyarakat tetap memperoleh akses pangan dengan harga terjangkau menjelang Ramadan dan Idulfitri,” ujar Nita dalam keterangan resmi, Jumat (27/2/2026).

Baca Juga:
Progres Pemvisaan Jamaah Haji Capai 162 Ribu, Ditargetkan Rampung Awal Maret

Seturut itu, Bupati Supiori, Heronimus Mansoben menyambut positif pembentukan Satgas Saber dan menyampaikan bahwa harga pangan di wilayahnya relatif terkendali meskipun sebagian komoditas berada di atas HET akibat kendala distribusi dan transportasi antar pulau.

"Pemerintah daerah terus melakukan pengawasan langsung terhadap toko dan distributor serta menginstruksikan pemantauan harga secara rutin untuk memastikan komoditas subsidi dijual sesuai ketentuan. Pemda juga memperkuat sinergi dengan Bulog dalam penyediaan dan distribusi beras SPHP serta Minyakita, sekaligus mendorong pengembangan produksi lokal guna mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah," ujar Heronimus.

Baca Juga:
Hasil Pertemuan Prabowo dan Pangeran MBZ, PEA Siap Tambah Investasi di Indonesia

Nita menegaskan pula bahwa melalui penguatan sinergi pusat dan daerah serta optimalisasi distribusi SPHP dan Minyakita, pemerintah berkomitmen menjaga stabilitas pangan di wilayah kepulauan Papua agar masyarakat dapat menjalani Ramadan dan Idulfitri dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap kenaikan harga pangan.

Perlu diketahui, upaya menjaga kestabilan harga dan stok pangan semasa Ramadan 2026 diupayakan oleh satgas saber pangan di setiap daerah. Di Jakarta dan Banten, misalnya, Perum Bulog menjaga stok Minyakita dan beras yang beredar di wilayah dua provinsi tersebut. Setidaknya bakal dipasok cadangan stok ratusan ribu beras medium dan satu juta liter Minyakita.

"Untuk beras medium, kami memiliki sekitar 223.000 ton. Itu sangat cukup sampai dengan tahun. Kemudian untuk minyak goreng, kami ada 970.000 liter atau sekitar 1 juta liter," kata perwakilan Perum Bulog Jakarta Utara, M. Helmy saat usai sidak di pasar Koja baru Jakarta Utara, Kamis (19/2/2026).

(kunthi fahmar sandy)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Virgoun Resmi Menikah Lagi, Kerabat Ungkap Karakter Sosok Lindi
• 8 jam lalucumicumi.com
thumb
Pramono Anung Siapkan LPDP Jakarta 2027, 100 Warga akan Dikirim Kuliah ke Luar Negeri
• 10 jam laludisway.id
thumb
Diblacklist Pemerintah, Penerima LPDP S2 Delft Dwi Sasetyaningtyas Pernah Mengabdi 9 Tahun di Pelosok
• 11 jam laludisway.id
thumb
[FULL] Pengusaha Respons Dinamika Tarif Resiprokal Indonesia-AS, Begini Kata Ketua Apindo
• 2 jam lalukompas.tv
thumb
Momen Prabowo Disambut 7 Pemimpin Emirat dan Janji UEA Tingkatkan Investasi
• 9 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.