Dokter Wanti-wanti Jangan Langsung Makan Makanan Bersantan Saat Buka Puasa, Efek Mengerikan Ini Mengintai Perut

grid.id
4 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Bicara soal puasa, momen berbuka tentu jadi hal yang paling ditunggu-tunggu. Biasanya, meja makan sudah penuh dengan aneka takjil menggugah selera.

Makanan seperti kolak pisang atau es dawet bersantan pasti sering jadi incaran utama buat ngebatalin puasa, bukan?

Tapi tunggu dulu! Mulai sekarang kamu harus lebih hati-hati. Dokter sekaligus influencer kesehatan, dr. Tirta Mandira Hudhi, memberikan peringatan keras soal bahaya langsung menyantap makanan bersantan saat azan Magrib berkumandang.

Melalui sebuah video yang viral, dokter Tirta membenarkan bahwa makanan bersantan memang sebaiknya dihindari sebagai menu pertama untuk membatalkan puasa. Hal ini berkaitan dengan kondisi sistem pencernaan kita setelah belasan jam tidak kemasukan makanan dan minuman.

"Dalam satu hari kita berpuasa dari fajar sampai magrib, lambung kita nggak terisi apapun. Bayangkan lambung kosong. Karena lambung kosong, asam lambung keluar juga, usus kita terisi gas," kata dokter Tirta dalam tayangan YouTube Tirta PengPengPeng, yang Grid.ID kutip, Jumat (27/2/2026).

Menurut dr. Tirta, hal ini akan membuat lambung kaget dan harus bekerja ekstra keras. Akibatnya, bisa terkena masalah pencernaan yang membuat ibadah jadi tidak nyaman.

"Akan memunculkan risiko yang namanya dispepsia atau perut sebah (kembung/masuk angin), yang berujung pada GERD dan bahkan bisa gastritis," tegas dr. Tirta.

Lantas, seperti apa menu buka puasa yang membuat perut nyaman?

1. Awali Air Putih

Saat azan magrib berkumandang, segerakan minum air putih. Selain untuk melepas dahaga, air putih berfungsi menetralisir bakteri dan mikroorganisme di mulut yang menyebabkan bau mulut selama berpuasa.

2. Buah-buahan

 

Setelah seharian puasa, tubuh mengalami hipoglikemi atau kekurangan gula darah. Tubuh butuh energi yang cepat diserap.

"Makan kurma 3 biji itu udah bener. Atau buah-buahan seperti pisang, apel, mangga, alpukat," saran dr. Tirta.

Karbohidrat sederhana dari buah mudah dicerna oleh lambung yang masih kosong.

3. Jeda Shalat Maghrib

Nah, inilah kuncinya. Jangan langsung kalap makan nasi Padang. Beri jeda lambung untuk pemanasan. Laksanakan salat Magrib terlebih dahulu.

Kemudian, apakah kita dilarang makan santan sama sekali? Tentu saja tidak.

"Nggak masalah kalian makan santan, tapi (lakukan setelah salat magrib). Kalau kalian membatalkan (puasa pertama kali) dengan makanan santan, itu akan meningkatkan risiko dispepsia atau perut kembung," pungkas dr. Tirta.(*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hasil Drawing Babak 16 Besar Liga Champions dan Jadwal Pertandingan
• 22 menit laluharianfajar
thumb
Dugaan Pelecehan di FPTI, Menpora Erick Thohir Tegaskan Atlet Harus Dilindungi
• 3 jam lalutvonenews.com
thumb
Butuh Modal, Diagnos Laboratorium (DGNS) Siapkan Private Placement 125 Juta Saham
• 13 jam laluidxchannel.com
thumb
4 Kebiasaan yang Bikin Orang Lain Diam-Diam Menjauh
• 22 jam lalubeautynesia.id
thumb
Jadwal SIM Keliling di Jakarta dan Sekitarnya Hari Ini 27 Februari 2026, Cek 5 Lokasi Terdekat!
• 14 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.