KOMPAS.TV - Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel melalui Sales Area Bangka Belitung bersama Pemerintah Kabupaten Belitung Timur melaksanakan Program Trade In LPG 3 Kg bersubsidi ke LPG non-subsidi (Bright Gas) di Halaman Kantor Camat Manggar, Kabupaten Belitung Timur, Kamis (26/2). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya percepatan penertiban penerima manfaat LPG 3 Kg agar subsidi energi tepat sasaran.
Program ini menghadirkan skema penukaran 3 tabung LPG 3 Kg menjadi 1 tabung LPG 12 Kg, serta penukaran 2 tabung LPG 3 Kg menjadi 1 tabung LPG 5,5 Kg (Bright Gas). Program ini terbuka untuk umum dengan persyaratan membawa KTP dan Kartu Keluarga sebagai bentuk verifikasi data penerima manfaat.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, menyampaikan bahwa program ini menyasar konsumen yang secara ekonomi sudah mampu agar beralih menggunakan LPG non-subsidi.
“Kami mengajak masyarakat mampu serta pelaku usaha di sektor perhotelan, restoran, dan kafe (horeka), laundry, serta usaha kuliner lainnya untuk menggunakan LPG non-subsidi. Dengan beralih ke Bright Gas, konsumen turut mendukung kebijakan subsidi tepat sasaran sehingga LPG 3 Kg dapat lebih difokuskan bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” ujar Rusminto.
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Sumbagsel Pastikan Ketersediaan Energi Stabil di Ramadan 1447 H
Salah satu peserta kegiatan, seorang Aparatur Sipil Negara di Belitung Timur, turut memanfaatkan program trade in dengan menukarkan dua tabung LPG 3 Kg miliknya menjadi Bright Gas 5,5 Kg. Tabung LPG 3 Kg yang dimilikinya merupakan peninggalan saat dirinya masih berstatus tenaga honorer. Setelah resmi menjadi ASN dan kondisi ekonominya lebih stabil, ia merasa memiliki tanggung jawab moral untuk tidak lagi menggunakan LPG bersubsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu.
Keputusan tersebut merupakan inisiatif pribadi sebagai bentuk kesadaran dan dukungan terhadap kebijakan subsidi tepat sasaran, bukan karena adanya kewajiban khusus berdasarkan profesi tertentu. Pertamina menegaskan bahwa program ini ditujukan kepada seluruh masyarakat yang secara ekonomi sudah mampu untuk beralih ke LPG non-subsidi.
Rusminto menambahkan, kolaborasi antara pemerintah daerah dan Pertamina menjadi kunci dalam menjaga stabilitas distribusi serta ketersediaan stok LPG 3 Kg di wilayah Bangka Belitung. Antusiasme masyarakat dalam kegiatan ini pun cukup baik dan pelaksanaan berjalan tertib serta kondusif.
Ke depan, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah guna memastikan distribusi energi berjalan aman, lancar, dan tepat sasaran.
Apabila masyarakat membutuhkan informasi lebih lanjut atau ingin menyampaikan pengaduan terkait layanan dan distribusi LPG, dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135.
Penulis : Riany-Pradini
Sumber : Kompas TV
- Pertamina Patra Niaga Sumbagsel
- LPG
- GAS
- BRIGHT GAS
- TABUNG
- BANGKA BELITUNG





