TABLOIDBINTANG.COM - Sinopsis ASMARA GEN Z SCTV Episode 465, Hari Ini Jumat 27 FEBRUARI 2026: Rahasia Devon Terkuak, Elite Squad Langsung Siaga
Suasana sekolah semakin memanas jelang ujian. Harry dan Aqeela terlihat menaiki tangga berdampingan, dengan Aqeela yang langsung ngoceh tanpa jeda. Ia menyebut seluruh siswa kini dilanda “panik kolektif” karena ujian sudah di depan mata.
“Karena sudah mau ujian, Har. Tiba-tiba kita sepakat jadi murid elite,” celetuk Aqeela, yang langsung disambut tawa ngakak dari Harry.
Di sudut lantai dua, Fattah, Mohan, dan William tampak duduk melingkar dalam obrolan serius membahas Flavio. Mohan menilai opsi penambahan nilai Fio lewat program Zona Bakat menjadi jalan keluar paling masuk akal di tengah situasi genting.
Tak lama kemudian, Harry dan Aqeela menghampiri mereka, disusul Raisa dan Zara. William justru memilih pergi, menyisakan formasi inti yang dikenal sebagai Elite Squad untuk melanjutkan diskusi serius.
Tiba-tiba, ponsel Fattah berdering. Dengan nada riang ia mengangkat telepon, “Hai, kamu.” Namun suasana langsung berubah ketika penelepon di seberang sana—Blade—berbicara dengan nada tinggi. Ia mempertanyakan keberadaan Devon dan menegaskan bahwa Devon berada di tempat Zara, bukan bersama Fattah.
Elite Squad sontak terdiam dan memusatkan perhatian pada Fattah. Aqeela menatap kesal. “Kamu banget ngomong sama Blade-nya, Fattah? Maksudnya apa, ya? Di depan Jaya loh ngomong ‘kamu’ ‘kamu’-nya,” sindirnya tajam.
Di sisi lain, Ares juga menerima panggilan masuk. Ternyata Oliver yang menghubungi, menanyakan soal nomor telepon milik Pak Danuel. Dengan nada tenang, Ares mengangguk pelan dan berkata, “Ya. Kamu protect terus nomor itu.”
Setelah percakapan-percakapan penuh tensi tersebut, Elite Squad berjalan berdampingan menuju pintu keluar sekolah. Suasana mulai mencair ketika Aqeela bertanya pada Harry, “Har, kita jadi ke rumah kamu kan, jengukin Bu Lena?”
Semua langsung menoleh dan menitipkan salam untuk Bu Lena. Mohan pun tak ketinggalan mengajak Raisa untuk ikut latihan band, menutup hari dengan rencana yang sedikit lebih ringan di tengah tekanan yang terus membayangi.




