Penulis: Alfin
TVRINews, Makassar
Lanud Sultan Hasanuddin resmi mencanangkan Pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBK) di Gedung Serba Guna Lanud Sultan Hasanuddin, Jumat, 27 Februari 2026. Langkah ini menjadi komitmen berkelanjutan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, bersih, serta berorientasi pada pelayanan publik.
Pencanangan ditandai dengan pembacaan deklarasi komitmen, penandatanganan pakta integritas, dan penandatanganan komitmen bersama oleh Komandan Lanud bersama jajaran pejabat dan personel.
Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Marsma TNI Arifaini Nur Dwiyanto menegaskan pembangunan Zona Integritas bukan agenda seremonial, melainkan transformasi nyata dalam pola pikir, budaya kerja, dan sistem pengawasan internal.
"Setiap personel dituntut untuk menjadikan integritas sebagai fondasi utama dalam pelaksanaan tugas," sebut Marsma TNI Arifaini Nur Dwiyanto, dalam keterangan yang diterima redaksi, Jumat, 27 Februari 2026.
Pembangunan ZI difokuskan pada enam area perubahan, meliputi manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan manajemen sumber daya manusia, penguatan akuntabilitas, penguatan pengawasan, serta pelayanan publik. Seluruh area tersebut diarahkan untuk membangun birokrasi yang bersih, efektif, efisien, dan responsif terhadap tantangan tugas pertahanan udara.
Sebagai pangkalan udara strategis di kawasan timur Indonesia, Lanud Sultan Hasanuddin berkomitmen membangun sistem kerja yang bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan bagi internal organisasi maupun masyarakat.
Pencanangan ini menjadi langkah awal menuju satuan kerja berintegritas tinggi, profesional, dan berdaya saing, serta mendorong peningkatan kepercayaan publik terhadap institusi TNI Angkatan Udara.
Editor: Redaktur TVRINews





