Mobil SUV Ini Pilih Hybrid dan Bensin Ketimbang Listrik

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Produsen mobil sport mewah Porsche sedang menyiapkan SUV terbesar dan paling mewah dalam sejarahnya, yang dikenal dengan kode pengembangan K1.

Model ini diposisikan sebagai flagship SUV tujuh tempat duduk yang akan menantang empat besar segmen SUV premium seperti BMW X7 dan Mercedes-Benz GLS, serta diperkirakan meluncur sekitar tahun 2028. Namun, rencana teknisnya kini berubah signifikan menjelang debutnya.

Baca Juga :
Ada Aturan Baru bagi Pengemudi yang Menolak Menepi
Daftar Mobil Kia 2026, Mana yang Paling Worth It?

Mobil Baru Porsche
Photo :
  • Carscoops

Dari Rencana EV ke Mesin Konvensional dan Hybrid

Awalnya Porsche berencana menjadikan K1 sebagai SUV listrik besar bagian dari ambisi elektrifikasi yang kuat di seluruh lini.

Namun, laporan terbaru menunjukkan bahwa perusahaan mengubah arah perencanaan tersebut dan akan meluncurkan K1 terlebih dahulu dengan mesin pembakaran internal (ICE) serta opsi plug-in hybrid.

Model ini diperkirakan akan menggunakan platform Premium Platform Combustion (PPC) milik Volkswagen Group, yang juga dipakai oleh banyak model SUV gambaran lain seperti SUV baru Audi Q9. Berbagi platform dengan Audi memungkinkan Porsche mempercepat pengembangan K1 sambil menawarkan bermacam pilihan mesin.

Konfigurasi Mesin dan Performa

K1 diperkirakan akan tersedia dengan berbagai pilihan mesin, termasuk:

  • Mesin V6 3.0 liter turbocharged
  • Mesin V8 4.0 liter twin‑turbo
  • Opsi plug‑in hybrid yang mengombinasikan tenaga listrik dan bensin

Pilihan konfigurasi ini dirancang untuk memenuhi beragam kebutuhan pembeli SUV besar dan mewah di pasar global khususnya di Amerika Serikat, Tiongkok, dan Timur Tengah yang sering mencari kombinasi performa dan kenyamanan dalam kendaraan keluarga berkelas.

Rencana Produksi dan Pasar

Menurut laporan, Porsche K1 akan diproduksi di fasilitas Volkswagen Group di Slovakia, tempat juga dibangun SUV segmen besar lain seperti Audi Q9, serta SUV listrik besar keluarga Cayenne.

Dengan panjang lebih dari lima meter, K1 kemungkinan akan menawarkan konfigurasi tempat duduk 4‑, 5‑, hingga 7‑kursi, serta interior yang sangat mewah untuk bersaing langsung dengan rival‑rival premium.

Kenapa Porsche Mengubah Rencana EV?

Beberapa faktor yang diduga menjadi alasan perubahan strategi ini antara lain:

  1. Permintaan kendaraan listrik yang melambat secara global
  2. Tantangan teknis dalam pengembangan platform EV besar
  3. Biaya produksi listrik yang tinggi dibandingkan teknologi mesin konvensional
Baca Juga :
3 Mobil Listrik Termahal BYD Indonesia saat Ini
Heboh Jalur Langit TransJakarta Diterobos Mobil Diduga Pelat TNI Dikawal Polisi Militer
Detik-detik Sinkhole Muncul Tiba-tiba di Jalanan AS, Dua Mobil Terperosok

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Momen Hangat Prabowo dan MBZ, Iftar Bareng hingga Shalat Berjamaah
• 18 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Pembiayaan Syariah Mahal atau Murah? Ini Penjelasannya
• 11 jam lalurepublika.co.id
thumb
Momen Seskab Teddy Tetap Ikut Seskoad Saat Dampingi Prabowo Kunjungan Luar Negeri
• 14 jam laluliputan6.com
thumb
Bagaimana Komitmen Pemerintah Daerah di Indonesia terhadap Pembangunan Transportasi Publik?
• 15 jam lalukompas.id
thumb
4 Zodiak yang Selalu Semangat Booking Tempat Bukber
• 14 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.